H Halim, Sosok Orang Kaya Rendah Hati dari Palembang, Dikenal Dermawan dan Agamis

2,955
Kms (Kemas) H Abdul Halim Ali (BP/DUDY OSKANDAR)

SOSOK Kms (Kemas) H Abdul Halim Ali atau H Halim sudah bayak dikenal masyarakat Sumsel khususnya Kota Palembang. Pria yang sudah berusia 80 merupakan pengusaha  kota Palembang yang sangat peduli dengan perkembangan kota Palembang dan sangat demawan,  sangat agamis serta dikenal rendah hati.

H Halim ini berumah dan berkantor di Jalan Dr M Isa, dirumahnya ini  menjadi tempat berbagai tamu penting di negeri ini berkunjung dan bertukar pikiran.

H Halim memiliki aset perusahaan perkebunan sawit, perkebunan karet, dan lainnya.Di bawah naungan Sentosa Group. H Halim juga dikabarkan memiliki simpanan dana yang tidak kecil dibeberapa bank yang ada di Palembang.

Pada momen- momen keagamaan atau hari besar agama Islam, dikediamannya selalu ramai oleh berbagai acara terutama acara keagamaan.

H Halim mengaku dari pejabat lokal dan nasional hingga masyarakat Palembang sering menemuinya.

Baca Juga:  Seniman Palembang Nyatakan Dukungan bagi Ratu Sinuhun sebagai Pahlawan Nasional Lewat Pekan Seni 2025

“Apa yang kamu tanyakan itu betul, saya juga heran kenapa mereka (orang- orang penting itu) datang kesini. Saya tidak pernah mengundang, termasuk pak Presiden, tapi mereka kesini untuk silahturahmi,” kata H Halim, Rabu (28/11).

Menurutnya, contoh lainnya selain pejabat penting, dirinya juga akan didatangi Ust Abdul Somad dan Habib Lutfi.

“Ini saya tidak bisa nolak, itulah kira- kira. Saat ketemu kita curhat (dengan kepala daerah atau pemerintahan), bicarakan masalah pengusaha dan masyarakat khususnya petani sawit dan karet.” katanya.

Ditambahkan H Halim, ia juga tak menampik bisa dikatakan berusaha untuk ikut menciptakan suasana kondusif di Sumsel khususnya kota Palembang, termasuk kepada ulama juga,

Ia minta tidak ribut, apa persoalannya jangan melakukan caci maki, jangan menyimpang dari Alquran dan Hadits.

Baca Juga:  Raden Muhammad Riyan Zakaria Djauharie Raih  Gelar Penganugerahan Dari Kesultanan Palembang Darussalam

Mereka (datang) tidak minta saran, tapi berbincang- bincang dengan siapa saja.  Seperti pak SBY maupun Bu Ani termasuk almarhum Taufiq Kiemas.

“Saat bertarung di pemilu. ada juga yang datang ke saya minta pendapat,  kita sarankan juga kalau mau cari suara begini, tidak bisa secara langsung (menang) mungkin ada yang tidak kenal, tapi dekati tokoh yang disegani atau sudah kenal masyarakat itu paling didekati,” katanya.

Menurut H Halim, ia akan terima semua orang yang hendak bersilahturahmi dengannya, tetapi ia hanya pesan kepada mereka jangan untuk berpikir jahat.

Termasuk untuk meminta dukungan ataupun logistik dalam pilkada atau pemilu, ia hanya akan memberikan nasehat dan tidak ingin berpihak atau terkelompok, yang nantinya akan menjauhkan dirinya dengan masyarakat yang memiliki perbedaan politik.

“Orang penting, mereka tidak secara terbuka meminta dukungan kepada saya, tapi hanya nasehat ke kita, mulai Bupati/ Walikota hingga Gubernur. Saya jelas tidak bisa dukung mereka, karena besar badan kamu dibanding aku. Hanya kita berikan nasehat juga, ibarat kalau kamu punya tanaman kenapa harus dibuat susah,” katanya.

Baca Juga:  Kms HA Halim: Patuhi Prokes Saat Tarawih Berjamaah Agar Terhindar dari Covid-19

Agar sukses, H Halim mengajak semua orang untuk rajin bersedekah kepada sesama agar kehidupan menjadi berkah dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

Dan sedekah selalu rutin dilakukannya apalagi saat bulan suci Ramadhan dimana sedekahnya di antarkan langsung kepada yang membutuhkan dan kaum duafa.

Bagi H Halim harta tidak di bawa mati sehingga menurutnya untuk apa membanggakan harta benda jika sebagian harta yang dimiliki tidak bermanfaat dan tidak disalurkan kepada orang yang membutuhkan.#osk

Komentar Anda
Loading...