Jangan Kaget Jika Disambut Pasukan Bambu Runcing di RSUD Sekayu

41

Sekayu, BP–Tak perlu bingung dan cemas jika hari ini, Kamis (16/8), kebetulan berobat atau bezuk kerabat di RSUD Sekayu disambut pasukan bambu runcing.  Dipastikan para ‘pahlawan’ ini akan penuh senyum memberikan pelayanan. Belum lagi hilang penasaran, di meja registrasi pun pengunjung akan dihadapkan pada sosok pemuda pemudi bermata tajam, senyum ramah dengan bercak darah di sekujur tubuh.  Tak apa mereka juga dengan sigap mengawal biodata,  riwayat medis, serta informasi lainnya untuk diteruskan di meja ‘penjagaan’ praktik dokter.  Tetap santai dan lanjutkan ke tahap berikutnya.

Memasuki ruang periksa,  sederet perawat berseragam putih,  dengan ikat kepala merah serta selempang bunga akan menawarkan sumringah serta salan tabik dua tangan di dada. Nah di titik ini degdegan dan grogi barangkali bisa melanda.  Maklum,  mereka ini selalu berseri kepada setiap pengujung rumah sakit persis di depan kamar-kamar periksa.

Baca Juga:  Warga Muba Siap-siap Dilatih untuk Dapat Skill Baru

Ada apa gerangan? Direktur RSUD Sekayu dr Makson Parulian Purba, MARS memang sengaja menghadikan semangat juang kemerdekaan di semua unit layanan rumah sakit yang dipimpinnya.

“Ya,  kita ambil semangat juang para pahlawan untuk diterapkan di dunia kerja secara riil.  Semangat juang di sini adalah kinerja.  Pahlawan mewujudkan kemerdekaan,  kita tenaga medis,  para medis di RSUD Sekayu hejuang berikan pelayanan terbaik,” kata Makson, Kamis.

Dirinya bukan saja menjiplak kostum para pahlawan untuk dikenakan oleh petugas kesehatan  melainkan berusaha menghidupan kembali perjuangan kedalam pelayanan maksimal.  “Bukan hanya imitasi fisik tapi spirit juang kita ambil dan diwujudkan dalam pelayanan prima,” tandas dia.

Terkait peningkatan pelayanan yang optimal,  tentu Pemkab Muba tak main-main.  Setidaknya 5 kali kesempatan kunjungan dilakukan Bupati Muba H Dodi Reza Alex pada 2018 ini.  Kunjungan dilakukan Dodi untuk memotivasi dan mensupport langkah percepatan peningkatan pelayanan.

Baca Juga:  Bupati Dodi Reza Pastikan Atlet Muba Divaksin, Jelang Porprov XIII Sumsel dan PON Papua

“Kita kini terus berbenah.   Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, sudah Launching Chemotherapy Cente.  Tak perlu ke luar negeri jika ingin  berobat.  Kita mampu, ” begitu penegasan Dodi pada Selasa 7/8 silam.

Penigkatan tersebut terus dilakukan dimana setelah beberapa waktu lalu RSUD Sekayu menambah alat CT Scan dan kamar operasi IGD, kini RSUD Kelas B ini resmi memiliki Kemoterapi center.

Penjelasan Dodi diamini Makson.  Jadi, kata Maksob,  penderita kanker di Muba tak perlu berobat ke luar negeri.  RSUD Sekayu sudah mempunyai alat kemoterapi untuk mengobati rekan-rekan kita yang mengidap kanker.

Lanjutnya, momentum kemerdekaan juga mengingatkan dirinya,   RSUD Sekayu ketika bersimpati dan berkontribusi kepada penderita kanker.  ‘Bersama Pemkab Muba kita mengakomodir semangat para pejuang kanker untuk bisa sembuh. Saat itu kita sukarela menggalang dana dengan lelang rambut.  Semua dokter dan karyawan bersemangat. Banyak juga yang merelakan rambutnya digunduli untuk dilelang demi membantu penderita kanker, ” beber dia.

Baca Juga:  DRA Bagikan Oxigen Konsentrator dan Resmikan Bank Darah RSUD Sungai Lilin

“Ya, hal ini sesuai visi dan misi RSUD Sekayu dan keinginan yang sangat kuat Bupati Muba bapak Dodi Reza Alex Noerdin untuk menerima dan melayani seluruh masyarakat Muba secara gratis,” ungkapnya.

Adanya fasilitas baru di RSUD Sekayu ini dapat menjadi modal RSUD Sekayu dalam melayani deteksi dini pengobatan kanker khususnya bagi masyarakat Muba.

Seperti halnya kemeriahan yang nampak pada semua unit pelayanan di RSUD Sekayu Kamis ini,  berkostum pahlawan bukanlah mau sok pahlawan.  Yang pasti,  berjuang memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat adalah kredo dan niat kuat Pemkab Muba mensejahterakan rakyat.  “Rumah sakit harus punya kinerja bagus,  peningkatan pelayanan nomor satukan,  fasilitas kita genjot terus,” tegas Bupati Dodi Reza Alex. #arf

Komentar Anda
Loading...