Cak Imin Patut Diperhitungkan

12
Muhaimin Iskandar

Jakarta, BP–Peneliti LIPI Lili Romli mengatakan, tahun 2020, usia anak muda mencapai sekitar 70 persen, sehingga Indonesia membutuhkan sosok  seperti Muhaimin Iskandar (PKB), Romahurmuzy (PP) dan Agus Harimurty Yudhoyono (AHY).

“Mestinya kita memberikan kesempatan kepada anak-anak muda untuk tampil memimpin negara,” ujar Lili di Jakarta, Kamis (28/10).

Menurut Dosen UI ini, kalau melihat perkembangan terakhir, ada sejumlah anak muda berpotensi memimpin bangsa ini. Sebut saja A. Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Agus Harimurty Yudhoyono (AHY), Romahurmuzy (Romy), dan beberapa anak muda yang kini menjadi kepala daerah.

Baca Juga:  UIN Raden Fatah Peringati  Malam Puncak HAB Kemenag RI ke-80, Luncurkan Badan Wakaf Universitas dan Lelang Amal

Kallau melihat kekuatan partai politik, kata dia, Ketua Umum Partai seperti Cak Imin (PKB),  dan Romy (PPP), AHY (Demokrat) patut diperhitungkan. Apalagi perolehan partai berdasarkan survei terakhir oleh PolMark Indonesia  PKB lebih unggul dari Demokrat dan PPP. Sehingga Cak Imin, mempunyai daya saing  cukup tinggi.

Dari sisi basis massa Islam pun, lanjut Lili, nama Cak Imin  dan Romy  pantas diperhitungkan. Hanya saja menurut  Cak Imin lebih unggul dibanding tokoh lain mengingat dia adalah santri dan tokoh yang lekat dengan NU.  “Kalau Cak Imin maju cawapres, saya kira para kiai sepuh dan para pengasuh pesantren NU  kompak mendukung,” jelasnya.

Baca Juga:  Revisi UU MD3 Jangan Untuk Kepentingan Pragmatis

Dikatakan, di wilayah Jawa, Sumatera dan sebagian Kalimantan, suara kiai sepuh dan pengasuh pesantren masih didengar masyarakat. Meski dalam berbagai Pemilu yang lalu suara NU cukup cair, namun masih tetap signifikan dan sangat dipertimbangkan oleh berbagai pihak.

“Dilihat dari pengalaman, Cak Imin  sangat berpengalaman. Cak Imin pernah manjadi  Wakil Ketua DPR RI pada usia 33 tahun dan menjadi menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), memimpin Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), serta memimpin PKB,” paparnya. #duk

Komentar Anda
Loading...