Konvoi Penyuluh Agama Dihadang Perampok Bersenjata Api

PALI, BP–Hendak mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, konvoi penyuluh agama Islam dihadang enam perampok menggunakan senjata api, Senin (2/10).
Dari aksi perampokan di Jalan Simpang Rasau menuju Simpang Raja, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, dua unit sepeda motor milik masing-masing korban serta sejumlah barang berharga dibawa kabur kawanan pelaku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu rombongan yang kebanyakan perempuan hendak menuju Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten PALI, di Pendopo.
Saat melintas di lokasi kejadian, kawanan pelaku yang memakai penutup wajah tiba-tiba keluar dari semak-semak dan dua orang di antaranya menodongkan pistol ke arah korban serta empat pelaku lain menggunakan kayu.
Dituturkan salah seorang korban, Amri Sahrial (35), saat itu ia bersama istrinya dan lima pengendara lain yang berboncengan menggunakan sekitar lima unit sepeda motor hendak menuju Pendopo.
“Posisi kami di depan bersama teman yang juga perempuan semua. Ketika di simpang empat jalan logging dan arah Sungai Limpah, tiba-tiba muncul enam orang memakai topeng,” kata Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Penukal ini.
Melihat pelaku yang langsung menodong senjata api, ia bersama istri dan korban lain tak dapat melakukan perlawanan serta hanya menyerahkan sepeda motor.
“Pelaku merampas motor kami dan motor teman kami di belakang serta tas berisi berkas, dompet dan ponsel. Kemudian mereka kabur ke arah kebun Sungai Limpah,” jelasnya.
Sedangkan untuk pengendara lain yang berada di belakang, Amri melanjutkan, memilih memutar arah karena ketakutan dengan aksi begal menggunakan senjata api tersebut.
“Kawan-kawan yang konvoi rata-rata perempuan, jadi berbalik arah karena ketakutan dengan aksi begal,” tutur warga Desa Babat, Kecamatan Penukal ini.
Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Victor Eduard Tondaes didampingi Kanit Reskrim Iptu Rusli mengatakan, setelah mendapat laporan pihaknya langsung menuju tempat kejadian.
“Atas laporan tersebut kami langsung melakukan olah TKP dan saat ini anggota di lapangan masih melakukan pengejaran dengan menelusuri arah para pelaku lari sesuai keterangan korban,” terangnya.
Sementara itu Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) PALI Farijal Akmal membenarkan adanya pegawai non PNS yang menjadi korban pelaku begasl saat hendak menuju Pendopo.
“Salah satu korbannya adalah Amri, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kemenag PALI, di Penukal. Saat itu hendak ke kantor (Kemenag) untuk mengikuti upacara,” tutur Farijal. # hab