Dampak Kabut Asap Karhutla, NasDem Sumsel Buka Klinik ISPA Gratis

1
Memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat  DPW Partai NasDem Sumatera Selatan (Sumsel)  membuka klinik pengobatan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) gratis bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.(BP/ist)

Palembang, BP- Memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat  DPW Partai NasDem Sumatera Selatan (Sumsel)  membuka klinik pengobatan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) gratis bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Klinik kesehatan tersebut berlokasi di Jalan Kolonel H Burlian KM 7, tepat di depan Gramedia Palembang. Layanan ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang mulai merasakan dampak buruk penurunan kualitas udara, khususnya keluhan pada saluran pernapasan.
Sekretaris DPW NasDem Sumsel H Nopianto, S.Sos., M.M., didampingi Wakil Ketua DPW NasDem Sumsel H Alfrenzi Panggar Besi, mengatakan pembukaan klinik kesehatan gratis tersebut merupakan langkah nyata NasDem dalam membantu pemerintah daerah sekaligus meringankan beban masyarakat.
“Kami mencermati kondisi saat ini yang belum menunjukkan tanda-tanda kualitas udara membaik. Karena itu, NasDem mengambil inisiatif membantu pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan masyarakat, khususnya dalam meringankan dampak akibat asap karhutla,” kata Nopianto, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, kondisi udara di Sumatera Selatan yang masih dipengaruhi kabut asap membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, pelayanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat menjadi solusi cepat bagi masyarakat yang mengalami keluhan akibat paparan asap.
Ia menjelaskan, klinik tersebut akan memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami gejala ISPA. Warga yang datang tidak perlu khawatir terhadap biaya karena seluruh layanan diberikan secara gratis.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, silakan datang ke Klinik NasDem. Nantinya akan mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan dari tenaga medis yang kami siapkan,” katanya.
Selain menyediakan layanan kesehatan, DPW NasDem Sumsel juga melakukan aksi sosial dengan membagikan 40 ribu masker gratis kepada masyarakat.
Masker tersebut akan dibagikan bersama air minum di sejumlah lokasi strategis yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Adapun titik pembagian masker dilakukan di Simpang Lima DPR, kawasan Masjid Harapan, serta Simpang Empat DPR Palembang.
Pembagian masker tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya pengendara roda dua, agar lebih terlindungi dari paparan asap dan partikel berbahaya saat harus beraktivitas di luar rumah.
Sementara itu, dokter yang menangani layanan kesehatan NasDem, Dr Fiqi, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap.
Menurutnya, partikel yang terkandung dalam asap karhutla dapat mengganggu sistem pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan tertentu.
“Bagi masyarakat, khususnya yang memiliki anak-anak, apabila tidak ada kepentingan mendesak sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah. Partikel di udara saat kondisi asap seperti ini sangat berbahaya bagi organ pernapasan,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat dewasa untuk melakukan hal yang sama. Jika harus keluar rumah, penggunaan masker yang mampu menyaring partikel menjadi salah satu langkah perlindungan yang penting.
Selain itu, masyarakat diminta tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta mengikuti imbauan pemerintah selama kondisi kualitas udara belum membaik.
Dengan adanya klinik kesehatan gratis dan pembagian masker tersebut, NasDem Sumsel berharap masyarakat Palembang yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap dapat memperoleh penanganan dengan cepat tanpa terbebani biaya.#udi
Baca Juga:  Mantan Anggota DPR RI Asal Sumsel , Renny Astuti Gabung Ke Nasdem
Komentar Anda
Loading...