BKP Harus Stabilkan Harga Komoditas Pangan

Jakarta, BP–Wakil Ketua Komisi IV DPR Roem Kono menyatakan, keberadaan Badan Ketahanan Pangan (BKP) sejak dilahirkannya UU No.18 Tahun 2012 tentang pangan belum maksimal. BKP yang mengatur harga pangan terendah dan tertinggi tampak kurang berpengaruh di pasaran. Terbukti, harga pangan selalu naik turun tanpa kendali BKP.
“BKP harusnya mengkontrol agar tidak terjadi penurunan dan kenaikan harga yang merugikan petani, pedagang dan konsumen. Sebagai operator, BKP yang mengatur batas kenaikan maupun penurunan komoditi pangan seperti cabai, bawang, telur, beras dan daging,” ujar Roem Kono saat inspeksi mendadak (sidak) di Pasar tradisional PD Pasar Jaya Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (20/9).
Asmanuf, pedagang berbagai jenis komoditi menyebutkan, harga cabai cabai merah naik dari Rp25 ribu/kilo menjadi Rp30. 000 sedangkan cabai rawit dari Rp28.000 menjadi Rp27.000 sedangkan daging sapi local sekitar Rp120.000 per kilo. “Umumnya harga komoditi turun sejak beberapa hari belakangan,” kata Asmanuf.
Menurut dia, penurunan harga karena hasil pertanian meningkat seiring tidak terjadinya musim hujan dan kemarau kepanjangan. Biasanya lanjut dia, jika pasokan barang berlimpah dan harga turun pedagang malah kurang beruntung.
Dia mengkhawatirkan nasib pedagang tradisional terancam gulung tikar lantaran kalah bersaing dengan kehadiran pasar modern yang menjual harga kadangkala lebih murah. Soalnya, pasar modern mendapatkan barang dari konsumen langsung sedangkan pedagang tradisonal beli komoditas dari tengkulak. #duk