Cantika dan Farhan Terus Menangis, Panggil Nama Edwar

38
BP/IST
Istri Edwar Limba, Noviana Zaini, didampingi kedua anaknya, Cantika dan Farhan, yang menangis, Rabu (23/8)

Palembang, BP

Lihatlah Cantika dan Farhan, sepasang putra putri cinta kasih Edwar Limba yg kalian habisi nyawanya.
Kedua anak ini masih belum mengerti apa yang terjadi, tapi keduanya hanya tau jika tak bisa lagi berjumpa dengan papanya…
Muka ceria keduanya lenyap berganti air mata, di pemakamam ini mereka hanya berteriak “papaaa… papaaaa…” siapapun yg menyaksikan pasti akan menitikkan air mata pilu…
Yang ada di pelupuk mata mereka tentu beragam kenangan indah saat bercanda atau bersenda gurau dengan papanya… saat yang tak akan bisa kembali lagi….
Apapun motivasi Anda atau kalian, membunuh adalah perbuatan keji… Bayangkan bagaimana jika anda yg terbunuh sementara meninggalkan keluarga seperti ini?
Seberapapun rasa ikut berduka di sini, tak sedikitpun bisa menghapus duka keluarga terutama Farhan dan Cantika…. Tak ada lagi jalan bareng papanya, tak ada lagi lebaran bersama, tak ada lagi makan bersama papanya….

Baca Juga:  Pencuri Besi Tralis SMA Negeri di Palembang

Ya Allah berilah kekuatanmu untuk kedua anak ini…. Jagalah mereka….

Edwar, Insya Allah surga menantimu. Kamu berpulang dalam berjuang menafkahi keluarga secara halal…

Semoga Polisi segera meringkus pelaku pembunuhan driver gocar Edwar Limba ini….
Demikian cuplikan kata-kata yang terdapat di facebook rekan Edwar Limpa, Kemas Khoirul Muklis, kata-kata tersebut mewakili kesedihan kekeluarga Edwar Limpa dan rekan-rekannya termasuk Walikota Palembang , Harnojoyo yang ikut pemakaman , Edwar Limpa di tempat peristirahatannya yang terakhir, Rabu (23/8) di Taman Pemakaman Umum (TPU) Candi Walang, didampingi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dan Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Palembang, Kombes Pol. Wahyu Biantoro.
Terlihat saat prosesi pemakaman almarhum di komplek pemakaman cinde Welan hari ini, Selasa (23/8), sang istri Noviana Zaini bersama anak-anaknya Cantika dan Farhan tidak berhenti menangis sehingga suasana menjadi sedih dan penuh kesedihan.
Walikota Palembang Harnojoyo  di lokasi pemakaman, turut memberikan semangat kepada keluarga korban. Harnojoyo mengajak keluarga korban untuk mengambil hikmah dari musibah yang terjadi dan terus mendoakan almarhum agar diterima di sisi Allah SWT.
“Kepada Keluarga korban semoga diberikan ketabahan, ambil hikmah dari musibah ini, mari kita doakan almarhum agar diterima di sisi Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, dan diampuni dosa-dosanya,”katanya dihadapan keluarga.
Harnojoyo tidak bisa menahan rasa harunya, bahkan saat menyalami anak-anaknya, cantika dan Farhan, Harnojoyo tak kuasa ikut meneteskan air mata dan langsung memeluk keduanya. Sontak para pelayat yang lain turut terbawa suasana haru.
“Yang sabar ya, papa sudah tenang di surga, adek harus tetap semangat, semangat belajar, semangat sekolahnya,” kata Harnojoyo kepada kedua buah hati Alm Edwar.
Sedangkan Cantika dan Farhan terus memanggil papanya yang sudah terkubur di liang lahat.
“Ayaaaaah…… huuu huuu huuu.” tangis Cantika dan Farhan.
Istri korban Noviana Zaini dengan berurai air mengucapkan, terimakasih kepada Walikota Palembang atas kehadiran dan kepedulian terhadap almarhum suaminya.
“Terimakasih pak Walikota atas perhatian bapak, doakan kami bisa tabah dan tegar mengahapi musibah ini, dan kepada pihak kepolisian agar cepat memproses dan menemukan pelakunya,” katanya.
Sebelumnya sopir transportasi online, Edwar Limba (34) ditemukan tewas diduga saat hendak mengantar penumpang dari kawasan Jenderal Sudirman menuju ke arah kawasan Talang Betutu, Sukarame, Palembang.
Korban sempat dinyatakan hilang dan hanya ditemukan mobilnya, ternyata pemilik mobil Avanza Edward ditemukan dalam kondisi meninggal, Selasa (22/8). Edward ditemukan tewas di Sembawa Banyuasin dan diduga ia menjadi korban pembunuhan.#osk

Komentar Anda
Loading...