ICMI Sumsel Telurkan Program Unggulan

5

Palembang, BP

Silaturahmi Kerja Wilayah (Silakwil) I Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sumsel yang berlangsung Jumat-Sabtu (17-18/2) resmi ditutup. Silakwil I ICMI yang ditutup oleh Sekretaris ICMI Sumsel Heri Amalindo menghaslkan beberapa program unggulan yang akan dieksekusi pada periode ini.

Menurut Heri beberapa program unggulan yang telah dikaji oleh ICMI di antaranya, program halalmart. Halal mart ini berupa mini market dengan basis di lingkungan masjid. Dalam waktu dekat akan dilaksanakan di tiga lokasi yaitu, di Masjid kampus Unsri, Masjid Taqwa dan Masjid Agung Palembang. Konsep halal mart akan memberikan jaminan kepada konsumen kaitan dengan makanan dan kebutuhan sehari-hari yang dikonsumsi. Selain itu peogram unggulan yang menjadi prioritas yaitu pembukaan klinik holistic. Klinik pengobatan yang menggabungkan terafi medis dan non medis ini memberikan solusi bagi pengobatan dengan teknik herbal dan non herbal. Selain itu proram unggulan yaitu penerbitan media berupa media cetak dan media online. “Saat ini ICMI telah membikin tim yang nantinya mampu mewujudkan program ini,” ujar Heri.

Baca Juga:  PBNU Nonaktifkan Mantan Gubernur Sumsel  Herman Deru dan Calon DPD RI Nur Kholis

Sementara itu, pada pleno I dilakukan diskusi panel dengan tema penguatan reformasi kelembagaan dan kepemimpinan, menghadirkan pembicara Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai, Pakar Hukum Zen Zanibar, Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda, Direktur Pascasarjana UIN Duski Ibrahim, dan Rektor Unitas Joko Siswanto.

Amzulian menjelaskan, kendala dalam melakukan reformasi saat ini terutama terkait pelayanan  publik adalah kultur. Persoalan kultur ini juga tidak mendukung dalam peningkatan pelayanan publik. Kultur masyarakat dan pemimpin yang masih melanggar aturan ini juga menjadi agenda yang memang harus diperbaiki. Terkait dengan kepemimpinan sangat penting dalam menentukan arah kebijakan dan sistem yang digunakan. Ditambah Zen Zanibar, kepemimpinan dan seorang pemimpin sangat menentukan kewibawaan lembaga yang dipimpinnya itu. Dengan melihat kondisi negara saat ini, Indonesia atau pun di tingkat lokal butuh pemimpin yang kreatif, pemimpin yang memiliki visi dan misi yang jelas, serta pemimpin yang mampu menyejahterakan rakyat. # rel

Komentar Anda
Loading...