Kado Ultah Terindah SFC

Penjaga gawang Persija berebut bola dengan pemain Sriwijaya FC saat kemelut di depan gawang pada laga di Stadion Gelora Sriwjaya Jakabaring Palembang, Minggu (23/10).
Palembang, BP
Sriwijaya FC akhirnya mampu menghentikan perlawanan Persija Jakarta, dalam laga pekan ke-25 Torabika Soccer Championship (TSC). Menjamu Persija di Stadion Gelora Jaka Baring, Palembang, Laskar Wong Kito menang tipis 2-1, Minggu (23/10).
Gol SFC dicetak Supardi Nasir menit ke-65 dan TA Musafri menit ke-85. Sementara gol Persija Jakarta dicetak Emmanuel Pacho Kenmone menit ke-13.
Ini sekaligus menjadi kado terindah pada hari ulang tahun Laskar Wong Kito ke-12. Sang pencetak gol penentu, TA Musafri sampai meneteskan air mata karena terharu.
“Saya terharu melihat dukungan penuh ribuan supoter di stadion. Berkat doa semua orang, kita bisa menang dengan susah payah,” ujar Musafri usai pertandingan.
Pelatih SFC Widodo Cahyono Putro mengakui, anak asuhnya sempat mengalami kesulitan lantaran bermain di bawah guyuran hujan. Namun, semangat mereka yang menyala-nyala mampu mengatasi kendala tersebut. “Pemain bermain di bawah guyuran hujan, tapi mereka tak kenal menyerah sehingga bisa meraih kemenangan,” ucapnya.
SFC tertinggal lebih dulu lewat gol Pacho. Namun, Supardi Nasir dkk mampu mengejar ketertinggalan. Butuh mental yang kuat untuk melakukan hal itu. “Ini kemenangan bersama, kita persembahkan buat SFC yang sedang ulang tahun ke-12,” ujar Widodo lagi.
Pelatih Persija Jakarta Zein Al Hadad menilai tim tuan rumah lebih beruntung. Menurutnya, anak asuhnya bisa mengimbangi permainan SFC. “Tapi sayang kami kalah. SFC lebih beruntung,” ucapnya.
Menurutnya, kunci naiknya moril tim tuan rumah adalah saat Supardi mencetak gol. “Setelah Supardi mencetak gol, moril SFC naik, sehingga gol kedua bisa mereka ciptakan. Selamat ultah buat SFC,” katanya.
Tuan rumah, Sriwijaya FC, harus tertinggal lebih dulu dari Persija berkat gol Emmanuel “Pacho” Kenmogne di menit 14.
Meski sempat membuat beberapa peluang lewat Alberto “Beto” Goncalves, Hilton Moreira, dan Yoo Hyun-Koo, Laskar Wong Kito justru tak bisa memaksimalkan peluang tersebut. Hal ini lantaran permainan disiplin yang diterapkan pasukan Zein Al-Haddad dalam laga ini.
Memasuki babak kedua, Widodo memasukkan Airlangga Sucipto menggantikan Firman Utina. Hal ini dimaksudkan untuk menambah daya dobrak pasukannya yang mengalami defisit gol.
Babak kedua baru berjalan beberapa menit, Hilton mampu mengancam gawang Reky Wahyu. Sayang, peluang gagal dimaksimalkan bomber asal Brasil ini. Peluang bagi Sriwijaya di menit 61 lewat tendangan salto Airlangga juga masih terlalu lemah, sehingga bisa dikuasai dengan mudah Reky Wahyu.
Pertahanan solid Persija akhirnya runtuh, gol yang ditunggu Sriwijaya datang di menit 65. Adalah winger veteran, Supardi Nasir yang mampu membobol gawang Reky Wahyu, setelah melepaskan sepakan keras dari sisi kiri pertahanan Persija.
Gelombang serangan SFC di babak kedua, kembali membuahkan hasil. Pemain pengganti, Talaohu Abdul Musafri, membawa SFC berbalik unggul di menit 85. Sepakan keras Musafri meluncur deras tanpa bisa dihalau Reky Wahyu.
Gol Musafri akhirnya menjadi penentu kemenangan 2-1 SFC atas Persija. Meski berhasil memetik kemenangan, Supardi Nasir cs masih terpaku di posisi kelima klasemen dengan raihan 43 poin. Catatan ini sama dengan yang diraih Persipura Jayapura dan Bhayangkara FC.
Sementara itu, kekalahan ini merupakan yang kedua secara beruntun diterima oleh Greg Nwokolo cs. Posisi armada Macan Kemayoran juga belum bergerak di posisi ke-14 dengan raihan 26 poin. #zal