Pertamina RU III Pastikan Stok Aman

25

YV79llK9ssPalembang, BP

Pertamina Refinery Unit (RU) III Plaju memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) tercukupi menjelang hingga pasca lebaran. Baik stok yang ada di Pertamina Merketing Operasion Region (MOR) II maupun stok yang ada pada kilang.

 

General Manager Pertamina Refinery Unit (RU) III Plaju, Mahendrata Sudibja mengatakan, Pertamina menggeber produksi setiap harinya untuk 20 hari ke depan dengan kapasitas produksi optimal 87.000 barel per hari.

 

“Lonjakan produksi ini menyesuaikan kebutuhan dari MOR II, kenaikan produksi sekitar 10 persen, paling banyak premium dan solar,” katanya, saat buka bersama media, Selasa (28/6).

Baca Juga:  SKK Migas – KKKS Seleraya Merangin Dua Tambah Produksi Migas di West Belani #18

 

Dia mengatakan, dari kemungkinan lonjakan permintaan jelang lebaran, pihaknya masih sangat optimis memenuhi stok. Tidak ada kendala produksi yang dihadapi saat ini, semua maintenance sudah dipastikan produktif. Termasuk juga ketersediaan minyak mentah siap olah.

 

“Untuk ketersediaan minyak mentah saat ini lancar, alokasi yang kami terima sangat mencukupi untuk memproduksi, jika pun tidak cukup akan kami ambil dari luar daerah Sumsel,” katanya.

Baca Juga:  Setor Rp1.000, Pelajar Bisa Jadi Nasabah

 

Sementara itu untuk alokasi produksi BBM jenis avtur, penambahan Produksi ini dilakukan seiring dengan meningkatkan permintaan dari MOR II untuk suplay ke Bandara SMB II Palembang.

Selain menjaga ritme produksi, Pertamina RU III juga menjaga ketahanan stok BBM semua jenis terutama avtur karena menjelang puncak arus mudik dan arus balik kemungkinan akan ada peningkatan kebutuhan avtur.

 

“Mengacu pada permintaan MOR II, kebutuhan akan mengalami peningkatan, makanya kami juga akan menjaga stok. Sejauh ini stok BBM jenis avtur masih mencukupi untuk 29 hari kedepan,” katanya.

 

Menurutnya, meski stok yang tersedia di kilang masih banyak, namun RU III masih melakukan peningkatan produksi khususnya menjelang hari puncak arus mudik, sejak H-5 dan H+% lebaran.

 

“Khusus untuk produksi avtur berkisar 3.300 KL per bulan, jumlah produksi sudah mencukupi untuk kebutuhan penerbangan di Sumsel. Kenaikan produksi avtur yang dilakukan Pertamina sesuai dengan peningkatan kebutuhan MOR yakni 10 hingga 15 persen.

Baca Juga:  Hari Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Tawarkan Makan Pempek Rp74

 

Head of Communication & Relation Pertamina Marketing Operasional Regional (MOR) II Rico Raspati menambahkan, permintaan avtur sejak beberapa hari terakhir mulai mengalami peningkatan, sebab penerbangan sudah mulai mencapai puncak karena load factor sudah mendekatu full.

 

“Artinya kebutuhan avtur juga pasti akan meningkat, untuk distribusi selama arus mudik dilakukan penambahan 10 persen dari kebutuhan rata-rata harian yang berkisar 85 KL per hari. Dengan adanya penambahan, khusus untuk SMB II rata harian berkisar 85 KL perhari,” katanya.

 

Dengan adanya penambahan, maka khusus untuk SMB II selama arus mudik ini distribusi dengan adanya penambahan, maka khusus untuk SMB II selama arus mudik ini distribusi perhari bisa mencapai 100 KL,” terang Rico.

 

Meski ada peningkatan konsumsi avtur, namun Pertamina MOR II tetap menjamin suplay maupun distribusi akan lancar, makanya untuk mengurai antrean Pertamina melakukan penambahan brigjer untuk pengisian avtur ke pesawat. #ren

Komentar Anda
Loading...