Pelaku Orang Dekat

16

Pembunuhan Keluarga Tasir

Irjen Pol Djoko PrastowoPalembang, BP

Hingga kini penyidik Polda Sumsel bersama Polres Banyuasin masih menyelidiki kasus pembunuhan satu keluarga di Jalur 16, Trans Swakarsa Mandiri, Desa Indrapura, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin.

Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah di Desa Indrapura, Jalur 14 Air Sugihan, petugas juga sudah memeriksa 10 orang saksi, terkait kasus pembunuhan sadis yang jasad nya dibuang ke sungai ini.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo mengatakan sampai saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut. “Ada lebih dari 10 orang yang kita periksa dan kasusnya sedang didalami,” katanya ditemui usai rapat paripurna DPRD Sumsel, Rabu (18/5).

Baca Juga:  Pria Ini Mendadak Terjatuh di Terminal Jakabaring dan Meninggal Dunia

Mengenai pelaku pembunuhan ini, Djoko menegaskan pihaknya masih melakukan pengejaran. “Kemungkinan tersangka ini kenal dengan korban,” tandasnya. Bahkan termasuk orang dekat.

Seperti diberitakan sebelumnya jasad korban Tasir (65) dan anaknya, Kartini (37), ditemukan di hanyut di perairan setempat dengan kondisi terbungkus karung, pada 13 Mei.

Lalu keesokan harinya saat petugas melakukan penyisiran kembali ditemukan jasad Winarti (14), yang tak lain cucu dari korban Tasir, dengan kondisi tanpa kaki kanan dan tangan kiri serta wajah yang sulit dikenali.

Baca Juga:  Jemput Istri di Eks Lokalisasi Kampung Baru, Bambang Malah Dihajar

Kemudian pada 15 Mei kembali ditemukan korban Ariam (6), yang juga cucu korban Tasir di perairan Jalur 14, Dusun Betet, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin.

Sedangkan korban bernama Ropiah (66) yang merupakan istri Tasir baru ditemukan pada 16 Mei dan langsung diserahkan ke kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk diotopsi.

Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TH Monang didampingi Kasubdit III AKBP Hans Rahmatullah mengatakan pihaknya masih terus menyelidiki kasus tersebut.

Baca Juga:  Waria Dibunuh di Dalam Salon

“Olah TKP awal sudah dilakukan dan jika diperlukan nantinya akan kembali dilakukan sampai menemukan bukti-bukti atau hal-hal yang membantu dalam penyelidikan,” katanya.

Selain itu dari lokasi kejadian ditemukan percikan darah di sekitar tempat tidur dalam rumah korban. “Kita lihat hasil pengembangannya nanti, saya belum bisa pastikan apakah perampokan atau bukan,” tuturnya.

Sedangkan untuk lima jenazah yang ditemukan menurutnya akan dibuktikan melalui pemeriksaan lebih lanjut menggunakan alat yang mendukung atau tes DNA. # osk

Komentar Anda
Loading...