Mayat Dalam Karung, Polisi Periksa Saksi-saksi

40
1805.01.followup pembunuan.ris
Jenazah Ropiah yang baru ditemukan dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Selasa (17/5).

Palembang, BP

Upaya pengungkapan kasus pembunuhan korban Tasir dan keluarganya, Kepolisian Daerah Polda Sumsel bersama Polres Banyuasin sudah memeriksa sejumlah saksi.

Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TH Monang didampingi Kasubdit III AKBP Hans Rahmatullah mengatakan, pihaknya masih terus menyelidiki kasus tersebut.

“Olah TKP akan kita lakukan berulang-ulang sampai menemukan bukti-bukti atau hal-hal yang dapat membantu kita dalam pengungkapan kasus ini,” kata Daniel ketika ditemui di Mapolda Sumsel, Selasa (17/5).

Baca Juga:  Pemulung Ini Ditemukan Tewas dengan Tubuh Membengkak

Sejauh ini dirinya melanjutkan, sedikitnya sudah ada empat saksi yang dimintai keterangan. Selanjutnya akan dilakukan pengembangan.

“Sudah dua orang diperiksa dan hari ini (kemarin-red) ada dua orang lagi kita periksa. Jadi ada empat orang sedang dilakukan pemeriksaan. Habis ini kita rapat evaluasi pengembangan hari ini,” tuturnya sembari meminta petugas untuk menginventarisir alat bukti serta informasi di lapangan.

Kendati demikian, Daniel melanjutkan pihaknya belum mengetahui motif pembunuhan. Namun untuk sementara berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, ada dugaan masalah tanah.

Baca Juga:  Kasus Papua Bisa Diselesaikan Dengan Pendekatan Budaya

“Kita lihat saja, karena fakta di lapangan seperti itu. Saya belum bisa pastikan apakah perampokan atau bukan. Namun kasus ini harus diungkap secara cepat,” tandasnya.

Kanit Pidum Polres Banyuasin Ipda Sugeng Sarwan menuturkan kalau jenazah terakhir atas nama Ropiah telah ditemukan dan sudah dibawa ke Kamar Mayat Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel.

“Jenazah Ropiah tengah dilakukan otopsi dan anak buah masih melakukan penyelidikan di lokasi dan mengejar pelakunya,” katanya saat ditemui di Kamar Mayat Rumah Sakit Bhayangkara.

Baca Juga:  Satu Malam Gondol Dua Motor dan Empat Sepeda

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan sadis itu mulai terkuak setelah empat mayat ditemukan di Jalur 16, Trans Swakarsa Mandiri (TSM), Desa Indrapura, Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin.

Keempat mayat tersebut, Tasir bin Syarat (65), Kartini binti Tasir (37), Winarti Binti Mansyur (14) dan Ariam binti Antar (6). Terakhir ditemukan atas nama Ropiah (66). # osk

Komentar Anda
Loading...