Perkenalkan Negara ASEAN di Kalangan Pelajar

16

sma plusPalembang, BP

Serasa berkeliling ke negara Asean dalam satu hari, mungkin inilah yang dirasakan beberapa siswa pengunjung yang menghadiri festival ASEAN Community Day 2016 di SMA Plus negeri 17 Palembang, Sabtu (26/3). Bagaimana tidak, para pengunjung diajak untuk menikmati beberapa makanan dan santapan dari setiap negara Asean melalui stand penjual makanan.

Peserta terdiri dari 12 stand negara yangmenampilkan beragam atribut mulai dari bendera, pakaian kebudayaan hingga informasi menyangkut masing masing negara.
Seperti yang tampak di stand negara Laos yang berisikan anggota eskul PMR (Palang Merah Remaja-red) SMA Negeri 17 Palembang. Di stand ini, beberapa makanan seperti Pancake dan Lumpia sangat laris dibeli para pengunjung.

Baca Juga:  Oknum Guru Aniaya Rekan Kerja di SMA Negeri 16 Palembang, Ini Respon Komisi V DPRD Sumsel 

“Semua menu makanan ide dari semua anggota, di mana untuk bentuk makanan dikerjakan bareng bareng antara murid kelas 10 dan kelas 11 yang tergabung di eksul PMR. Untuk harga terbilang murah, karena berkisar antara Rp2 ribu hingga Rp7 ribu untuk setiap varian makanan,” ujar ketua dari stand Laos Zelika ananda.

Dikatakannya, antusias pembeli yang datang ke stand mereka sangat tinggi. Apalagi untuk pembelian dua makanan utama sepeti Lumpia dan Pancake sangat diminati para pengunjung. Selain itu jenis minuman seperti Thai Tea dan minuman ringan cukuap lumayan banyak.
“Dari jam 10 dijual, hingga jam 12, sudah hampir dapat untung Rp1 juta, ini menunjukkan bila makanan yang kami jual terbilang sangat laris,” katanya.

Baca Juga:  Mahasiswa PPG Prajabatan Gelar Nobar Film Dokumenter Pertempuran Lima Hari Lima Malam di Palembang

“Asian Community Day merupakan program terbaru dari SMAN plus 17 Palembang yang pertama dilakukan, dengan membawa visi untuk lebih mengenal negara anggota ASEAN. Di mana, tidak hanya lewat lomba tetapi juga dengan beberapa stand makanan khusus yang dibuat dengan tema negara anggota ASEAN,” timpal ketua pelaksanan kegiatan Drs Arpani.

Ia menjelaskan, ASEAN Community Day seharusnya dilaksanakan pada tahun kemarin, namun dikarenakan beberapa kendala terutama dampak dari kabut asap membuat pelaksanan tertunda. Beberapa kegiatan juga digelar seperti story telling, pidato Bahasa Inggris, debat panelis, kebersihan lingkungan (3R), resensi buku, karya tulis ilmiah (KIR-red) dan stand up comedy. Diakuinya, lebih kurang ada 20 SMP negeri dan swasta yang ikut dalam ajang perlombaan tersebut.

Baca Juga:  Personil Polda Sumsel Raih Gelar Doktor dari Unsri

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang Ahmad Zulinto, memberikan apresiasi yang sangat baik kepada pihak sekolah. Menurutnya, dengan pengadaan lomba yang ada, mampu mensosialisasikan masyarakat ASEAN di kalangan pelajar akan pentingnya kesiapan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) kelak.

“MEA tidak hanya fokus pada ekonomi saja, melainkan di dalamnya ada mengenai budaya, kesehatan hingga pendidikan. Inilah yang harus diberikan pemahaman kepada anak anak agar lebih diperkenalkan, terutama dalam pemahaman bila orang Indonesia tak kalah saing dengan orang asing,” kata Zulinto.#adk

Komentar Anda
Loading...