Dodi Mau Pilkada Muba Aman Tanpa Gontok-gontokan

20

Sekayu, BP
Suasana Kelurahan Sungai Lilin dan sekitarnya hingga Babat Supat, Rabu, (16/3) kemarin sumringah. Tak ada yang merisaukan apalagi menegangkan di antara kumpulan ratusan warga. Mereka hari itu di rumah ustdaz Sripajen, Sungai Lilin seolah duduk tanpa jarak juga tak ada rasa perbedaan. Padahal yang hadir adalah semua elemen mulai pemuda, ibu pengajian, kelompok etnis dsn suku yang berdiam di Sungai Lilin hingga warga biasa. Semua ini larut dalam satu kebersamaan yang diserukan Dodi Reza Alex.

Kata Dodi ia pun sangat senang sebab hadirin juga merasa disatukan oleh sosok pimpinan DPR RI ysng dengan tegas menyerukan keinginanya agar pilkada dilalui dengan damai tanpa rasa permusuhan apalagi iri dengki dan saling menjelekkan. “Tujuan kita kan sama sama untuk membangun Muba yang lebih baik. Tak perlu gontok-gontokan. Sehinga rakyat duduk pada pihak yang paling diuntungkan. Pilkada ujungnya untuk membangun manusia dengan meningkatkan harkat dan martabat rakyat ” tegasnya.

Baca Juga:  Keberadaan Tagana Sangat Bermanfaat dan Membantu 

Maklum, di Sungai Lilin bermukim hampir seluruh etnis mulai Melayu, Jawa, Aceh, Papua, Minang,Bugis. NTT hinhga suku Batak. Masyarakat di sini terkenal rukun damai. “Sungai Lilin selama ini jauh dari konflik. Kita jaga terus jamgsn sampai terkoyak. Saya tak mau ada perbedaan. Saya berharap tak ada pembedaan. Semoga jika dulu ada yang kuramg sepaham atau beda pendapat mulai sekarang ayo bersatu secara bersama bangun Muba maju kembali,” ajak Dodi.

Baca Juga:  Imunisasi MR di Muba Lampaui Target, Menkes Beri Apresiasi Bupati

Bagi hadirin, Dodi bukanlah sosok asing, sebab anggota DPR RI sekaligus pimpinan Komisi VI ini kerap menyambangi mereka. Pertemuan yang kerap terjalin pun berlandas kepercayaan memikirkan kepentingan umat.

Sebagai wakil rakyat dan sebagai ulama serta warga persahabatan antara Dodi dan para pemuka agama, tokoh masyarakat tetjalin mengalir sejak dulu hingga kini. Suasana peluk hangat, dalam tabik dan sapa hormat menghiasi kekhidmatan pertemuan minggu itu.

Satu hal paling menonjol adalah adanya kesepakatan bersama membangun Muba lebih bermartabat. Maklum, Muba yang pada tahun 2000 lalu baru berbenah dan kemudian mamlu merubah Muba yang tertinggal menjadi Muba yang membanggakan. Namun peristiwa fan bencana beruntun menimpa Muba. Di antara tampilan Muba yang cemerlang ada peristiwa yang mencoreng wajah. Cobaan ini menjadi titik tolak maju bersama anatara ulama dan umaro.

Baca Juga:  Asisten I Desak PT SMS Selesaikan Tuntutan Rakyat

“Di tengah situasi Muba yang memrihatinkan rakyat juga dirundung kekelaman ekonomi. Harga karet jatuh, harga sawit pun sama saja. Kondisi ini tentu berat bagi rakyat dimana pemerintah pun sedang kesulitan anggaran. Namun kita harus tetap optimis. Di tengah kita hadir sosok yang dipandang mampu membuat Muba bangkit. Di depan kita ada Dodi Reza yamg tak mebedakan semua golongan. #arf

Komentar Anda
Loading...