Tolak Walikota Jomblo Sampai Akhir Jabatan
Palembang, BP
Puluhan masa yang tergabung dalam Front Masyarakat Sumsel (FMSS) mendatangi gedung DPRD Kota Palembang. Kedatangan mereka dalam rangka aksi damai menuntut agar DPRD Palembang segera memilih wakil walikota Palembang yang mengalami kekosongan sejak 6 bulan terakhir.
Dengan membawa spanduk bertuliskan ‘Tolak Walikota Jomblo’, FMSS mendesak jangan ada unsur kesengajaan untuk menghambat atau mengulur waktu, sehingga tidak terlaksananya pemilihan wakil walikota.
“Kami menolak keras jika sampai walikota tidak memiliki wakil sampai akhir masa jabatan,” kata koordinator aksi, Itang Asmawijaya, dalam orasinya.
Ia mengatakan, Palembang sedang berbenah untuk menyelesaikan sejumlah program yang belum terealisasi. Persoalan banjir, penataan kota parkir, serta persoalan internal di Pemko Palembang. Karenanya keberadaan wakil walikota sangat mendesak.
“Kami menolak segala bentuk intervensi yang berupaya menggagalkan upaya pemilihan wakil walikota,” terangnya.
Dalam orasinya yang dikawal oleh puluhan anggota Polresta Palembang, Itang meminta wakil rakyat untuk menolak keras segala bentuk money politic dalam pemilihan wakil walikota nantinya.
“Kami juga minta KPK untuk mengawasi semua proses, mulai dari pembahasan tatib di Pansus, sampai nanti pemilihan oleh DPRD kota Palembang, sehingga bisa berjalan sesuai dengan koridor hukum dan peraturan yang berlaku,” tukasnya.
Kedatangan pada demonstran ini disambut Wakil Ketua DPRD Kota Palembang M Adiansyah dan Ketua Komisi I Pomi Wijaya. Keduanya sepakat menandatangani fakta integritas yang telah dibuat agar segera memproses pemilihan wakil walikota Palembang.
“Semua proses sedang dilakukan soal wakil walikota Palembang. Insya Allah segera, biar walikota secepatnya memilki wakil,” singkat Pomi. #dil