Sergap Bandar Narkoba, Polisi Diteriaki Maling
Lubuklinggau, BP
Lagi-lagi upaya pemberantasan tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang dilakukan aparat kepolisian mendapat perlawanan warga. Satuan Reserse Narkoba Polres Lubuklinggau diteriaki maling oleh Dodi (35), bandar shabu yang selama ini menjadi incaran petugas.
Peristiwa itu terjadi saat petugas melakukan penyergapan di rumah tersangka di Jalan Karya II, RT6, Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Sabtu (13/2) malam.
Sontak karena teriakan tersebut, masyarakat sekitar langsung berdatangan dan sempat mengepung sejumlah petugas yang berada di dalam rumah.
Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, polisi langsung menggelandang tersangka berikut barang bukti 11 paket kecil shabu senilai Rp3.300.000 ke Mapolres Lubuklinggau.
“Saat disergap tersangka sempat melawan dengan mengancam serta menantang dan memaki petugas. Serta berteriak maling,” kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Ari Wahyu Widodo melalui Kasat Narkoba AKP M Ismail, Senin (16/2).
Ihwal penangkapan tersangka, dirinya melanjutkan, diawali informasi yang diterima polisi dari masyarakat. Lalu, polisi memancing tersangka dengan berpura-pura membeli narkoba dan mengajaknya bertransaksi di lokasi penangkapan.
Selanjutnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Lubuklinggau juga menangkap M Lukman (45), warga Jalan Mad Nur, RT7, Kelurahan Muaraenim, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.
Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti dua paket shabu serta dua unit ponsel disimpan di dalam saku baju.
“Saat disergap, tersangka langsung menutup pintu. Diduga sempat membuang barang bukti ke kloset. Maka terpaksa kita buka paksa,” kata Ismail.
Sementara itu tersangka Wasid (40) yang dihadiahi anggota Satres Narkoba Polres Muaraenim tiga butir timah panas, masih menjalani perawatan di RSU dr HM Rabain Muaraenim.
Bandar narkoba yang sempat menyerang perwira polisi saat dilakukan operasi penangkapan ini belum dapat menjalani pemeriksaan petugas.
Kasat Narkoba Polres Muaraenim AKP Bustomi mengatakan, kedatangannya ke rumah sakit untuk memastikan kondisi tersangka.
“Berdasarkan keterangan dokter, kondisinya sudah cukup baik dan dalam waktu satu minggu ke depan yang bersangkutan diperkirakan sudah pulih kembali,” tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Tanah Abang Selatan, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI ini ditembak petugas kerena berusaha melawan.
Bahkan akibat perbuatan pelaku, Kasat AKP Bustomi yang memimpin penangkapan nyaris mengalami luka tusuk karena diserang dengan senjata tajam.
Beruntung Bustomi cukup sigap hingga berhasil mengelak dan langsung melumpuhkan serangan membabi buta tersangka dengan tembakan.
Bersama tersangka, petugas juga mengamankan Risnawati (38), ibu ramah tangga yang diduga terlibat dalam aksi peredaran narkoba di wilayah tersebut. # kur/nur