Temukan Bakat Baru di SFC

14

Syaiful Indra Cahya melejit pada usia yang masih sangat muda. Pemain yang bisa bermain di posisi wing bek kiri dan kanan ini berhasil menemukan bakat terpendam lainnya.

Syaiful Indra Cahya (1)PEMAIN berusia 23 tahun ini langsung melejit di musim pertamanya bersama Sriwijaya FC musim 2015.

Di tengah carut-marutnya sepakbola Indonesia, Syaiful tetap bisa memetik manfaat lain bersama Laskar Wong Kito.

Pemain kelahiran 23 Mei 1992 ini berhasil menemukan bakat lain yang terpendam selama ini.

Tadinya Syaiful hanya tahu bisa bermain di posisi wing bek kanan ataupun kiri. Tapi belakangan, bersama SFC-lah pemain asal Malang ini baru mengetahui bila dia mampu bermain di posisi gelandang bertahan.

Mantan pemain Persija Jakarta ini, musim pertamanya bersama SFC Syaiful kerapkali turun di posisi wing bek kanan, kiri ataupun gelandang bertahan.

Baca Juga:  4 Pemain SFC Terancam Menepi

“Baru di SFC ini saya pernah bermain di posisi gelandang bertahan, belum pernah selama ini,” kata Syaiful Indra Cahya, Sabtu (13/2).

Setelah terus mengasa bakat lain selama musim 2015, kini Syaiful semakin matang menjadi rekan duet bagi Asri Akbar ataupun Yu Hyun Koo.

Mantan pemain Timnas U-23 siap memberikan penampilan terbaiknya di posisi gelandang bertahan ataupun wing bek.

Itu hanya satu dari sekian bakat Syaiful. Dia juga punya keistimewaan lain, sebagai penembak jitu dari bola mati.

Syaiful kerapkali menjadi eksekutor pada tendangan bebas. Sepakan keras terarah yang dimilikinya, membuat namanya bersaing dengan Ferdinand Sinaga ataupun Patrich Wanggai musim 2015.

Baca Juga:  Sriwijaya FC Recovery Mental

Musim 2016 pun, Syaiful tetap menjadi kandidat kuat eksekutor tendangan bebas SFC.

Mantan pemain Persik Kediri ini akan bersaing dengan Achmad Jufrianto merebut hati pelatih untuk urusan tendangan bebas.

“Di setiap tim saya bela, memang sering ditunjuk melakukan tendangan bebas,” katanya.

Oleh sebab itulah, bila di SFC dipercayakan melakukan tugas itu, Syaiful telah terbiasa.

Salah satu tendangan bebas paling berkesan dan masih diingatnya sampai sekarang yakni ketika melawan Persija musim 2014.

Syaiful melepas sepakan yang cukup keras dan akurat, sehingga Persija harus tertunduk lesu karena menelan kekalahan.

Gol itu semakin dikenang Syaiful karena itu menjadi gol penentu kemenangan. Kemenangan inipun sangat bersejarah bagi Persik, karena pertama sekali.

Baca Juga:  Widodo Naik Pitam

Sebelumnya, Persik selalu gagal menahan sang Macan Kemayoran. Tapi saat itu, Persik malah berhasil mengalahkan Persija.

“Gol paling berkesan ketika lawan Persija, waktu masih bela Persik, kemenangan perdana buat Persik,” jelasnya.

Misi yang sama coba akan dilakukan Syaiful bersama SFC. Apalagi bersama tim ini Syaiful bak berada di antara keluarganya.

Apa yang diinginkan keluarga atau target tim, akan coba dipenuhi dengan memberikan penampilan terbaik.

“Di sini saya suka karena seperti keluarga, bisa kumpul-kumpul bareng pemain senior, tapi saya sedih sebab belum bisa memberikan gelar buat SFC, jadi saya akan berusaha buat itu,” tutupnya. #rizal effendi

 

Komentar Anda
Loading...