Banjir dan Longsor Rendam 894 Rumah

22

* Ketinggian Air Capai 1 Meter

 BANJIR (1)Inderalaya, BP

Sebanyak 894 rumah panggung, tiga sekolah, serta satu gedung serbaguna di Kelurahan Payu Putat, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih terendam air akibat meluapnya Sungai Lematang. Di Lahat, banjir terjadi dibarengi longsor.

Pantauan di lokasi, Kamis (28/1), ratusan rumah panggung kebanjiran. Tak hanya itu SDN 76,77, dan Madrasah Tsanawiyah (Mts), pos kesehatan, gedung serbaguna serta pasar kalangan ikut terendam. Banyak warga memanfaatkan meluapnya Sungai Lematang untuk mencuci baju, mencuci piring, dan memancing ikan.

Kopiah, warga setempat, mengatakan, banjir datang hampir setiap tahun lantaran wilayah tersebut berada di bibir Sungai Lematang dan berada di dataran rendah.

“Sekolah hampir seminggu libur. Guru khawatir siswa terjatuh. Memang sekolahnya terbuat dari rumah panggung, tapi kan tetap bahaya. Paling Senin nanti, anak sekolah masuk. Mau bagaimana lagi, kondisinya seperti ini,” jelas Kopiah.

Indra, warga lainnya mengaku banjir telah membuat ia kesulitan beraktivitas. “Jadi susah mau menyadap. Tak ada penghasilan. Padahal kalau kondisi normal, dalam sehari kami bisa dapat Rp100 ribu. Jika begini, bagaimana mau mencari. Sementara kalau nangkul ikan sedikit hasilnya, paling Rp20 ribu,”ujarnya.

Baca Juga:  Dipecat, Sekwan DPRD OI Legowo

Hampir seluruh rumah warga, warung, dan pasar kalangan kebanjiran. Toh, masih ada warga yang nekat mencuci pakaian di sungai. Seperti yang dilakukan Suryani Suryani (60), warga yang tinggal di pinggir sungai. Ia nekat mencuci di aliran air sungai yang meluap lantaran air sumurnya bau.

“Airnya bau, mending cuci di bawah rumah. Kalau mau masak pakai air hujan ataupun air galon,” jelasnya.

Lurah Payu Putat, Kecamatan Prabumulih Barat Edi Suanto, mengatakan, banjir sudah berlangsung sejak 3 minggu terakhir. Banjir tersebut merupakan kiriman dari Lahat dan Muaraenim. Saat ini ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Menurutnya, setidaknya ada 999 kepala keluarga, 894 rumah panggung terendam air. Begitupun gedung sekolah SD, Mts, gedung serbaguna, masjid, dan lahan pertanian. Luas lahan pertanian yang kebanjiran mencapai 700 hektar, terdiri dari kebun karet, ladang jagung, dan kacang kedelai. Akibatnya, mata pencarian petani terganggu.

Baca Juga:  DPRD OI Pertanyakan Standar K3 PTPN VII Cinta Manis

Pemko Prabumulih sudah turun mengatasi situasi dengan memberikan bantuan kebutuhan pokok. “Alhamdulillah kemarin Pak Walikota sudah bantu kita beras,” ujar salah seorang warga.

Banjir juga dibarengi longsor di sejumlah daerah di Sumsel. Salah satunya di Kabutapaten Lahat. Sejak Rabu (27/1) sekitar pukul 21.00, hujan deras yang mengguyur hampir seluruh daerah itu mengakibatkan satu rumah yang juga menjadi warung lemang milik Cik Ujang (45) di Desa Tanjung Sirih, Kecamatan Pulau Pinang ambruk karena longsor.

“Kejadian tu sekitar jam sembilan malam, ujan deras, listrik mati pule, kebetulan kami, berempat anak ni dang nak makan malam,  tedengar suare gesekan dari dapur,  laju aku samo bini mbantak anak-anak gancang  keluar rumah, engkasnye njela nian, dek lame ngeluau, rumah tu umban, untung dide sampai ke jalan,” cerita CikUjang, Kamis pagi.

Baca Juga:  Panca MY-Ardani, Saat Kampanye No Wahid Protekes

Camat Pulau Pinang Asrun Hidayat didampingi Kapolsek Pulau Pinang Djoko Suyoto, SH dan pihak Koramil, langsung meninjau lokasi longsor.

“Sementara ini, bencana longsor tersebut sudah kita laporkan ke Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Lahat. Jadi sekarang, warga dibantu Babinsa dan Polsek bersiaga dan mengatur jalan, pasalnya longsor ini, berada di tepat pinggir jalan Provinsi, sehingga selalu ramai dilalui oleh kendaraan,” jelas Asrun.

Kapolsek Pulau Pinang Djoko Suyoto masih bersyukur bencana longsor tersebut tidak menelan korban jiwa. Jadi  diharapkan untuk para warga di Kecamatan Pulau Pinang, apabila terjadi bencana di daerahnya, segera melaporkan ke pihak kecamatan, Polsek, atau Koramil, sehingga bisa langsung untuk ditanggulangi. “Saat musim penghujan ini kita sama-sama bersiaga,” tegasnya. # hen/ufi

 

 

 

Komentar Anda
Loading...