Warga Tak Kooperatif, Pelaku Tawuran Berkeliaran
Palembang, BP
Pelaku penembakan saat tawuran antarwarga di Jembatan Geledek, Jalan Segaran, RT2, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Minggu (24/1), masih berkeliaran. Pihak kepolisian telah mengantungi identitas pelaku dan terus melakukan pengejaran.
Kasat Reskrim Mapolresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan, polisi telah melakukan penggrebekan terhadap rumah pelaku namun hasilnya masih nihil.
“Identitasnya sudah kita kantungi dengan inisial BL. Berbekal rekaman video dari warga, kita mendapatkan ciri-ciri pelaku penembakan. Sudah kita datangi, tapi ternyata sejak kejadian Minggu pagi itu pelaku ini tak pulang-pulang,” ungkap Marully, Selasa (26/1).
Dikatakan Marully, pihaknya sedikit kesulitan mengidentifikasi kasus tersebut lantaran warga yang dimintai keterangan kurang memberikan respon dan terkesan tidak kooperatif.
“Jadi warga ini tidak ada yang mau ngomong. Ketika kita coba tanya jawabnya tak tahu menahu. Mungkin karena takut jadi terkesan menutup-nutupi informasi. Tapi akan terus kita telusuri,” jelasnya.
Mengenai peristiwa tawuran tersebut, Marully mengaku memang sudah sering terjadi sebelumnya.
“Tawuran ini kan kasus lama yang terulang kembali, sebelumnya juga sudah pernah. Sudah dilakukan pengawasan intensif, kalau kita flashback kejadian biasanya malam-malam tapi anggota polisi dari berbagai satuan dan polsek sudah patroli. Mungkin karena itulah mereka tawuran pagi hari, padahal malamnya anggota selalu berjaga-jaga,” bebernya.
Dari hasil olah TKP, sambung Marully, pihaknya menemukan amunisi dari senjata yang terlihat tak biasa.
“Jadi amunisinya ini aneh, beda dari biasanya. Pelurunya tidak padat dan berlubang d ibagian tengah dengan bahan semacam kuningan. Nampaknya ini rakitan sendiri, hanya satu barang bukti itu yang kita temukan dari salah satu rumah warga. Hingga saat ini masih terus kita buru pelakunya,” tegas Marully.
Sementara itu, terkait aksi tawuran antar dua kelompok warga, polisi yang menangani kasusnya telah menemukan titik terang siapa pelaku yang membawa senjata api rakitan (senpira), artinya identitas pelaku tawuran telah dikantungi.
“Dari rekamannya, pelakunya juga terlihat jelas. Sehingga tinggal menunggu saja untuk diamankan,” kata Kapolsek IT II Palembang Kompol Afria Jaya.
Meskipun begitu, masih dikatakannya, sejauh ini penyelidikan tersebut sepenuhnya tengah ditangani Polresta Palembang sehingga ia tak berkompeten untuk menyampaikannya.
“Sebenarnya, saya tidak berhak untuk ngomong banyak masalah ini. Karena memang sudah ditangani Polresta jadi baiknya langsung ditanyakan ke sana (Polresta-red),” jelasnya.
Dikatakannya, peristiwa tersebut sepenuhnya telah diambil alih dan ditangani Polresta Palembang. Namun, meskipun begitu pihaknya tetap turun tangan dan tak tinggal diam begitu saja.
“Untuk mengantisipasi aksi serupa, kita tetap melakukan antisipasi seperti berupa meningkatkan patroli di lokasi yang rawan bentrok tersebut,” ujarnya.
Selain itu, sambung Afria, pihaknya juga akan terus melakukan koordinasi dengan Camat IT I dan IT II Palembang, lurah 9 Ilir dan 13 Ilir Palembang, serta ketua RT setempat.
“Kita juga akan adakan pertemuan bersama seluruh pihak terkait untuk membahas permasalahan yang sudah sering terjadi ini,” urainya.
Pantauan di lokasi tawuran yang mengakibatkan enam orang menjadi korban dengan luka tembak, suasana tetap kondusif seperti hari sebelumnya, seperti aktifitas warga sekitar juga sudah kembali seperti biasa.
Menurut keterangan warga sekitar yang enggan menyebutkan namanya, memang tawuran di Jembatan Geledek sudah sering kali terjadi bukan yang pertama kali. Mereka yang tawuran juga dinilai memang pintar, saat lokasi tengah dijaga polisi tak pernah tawuran, namun saat polisi pergi langsung beraksi.
“Tetapi banyak juga yang terlibat tawuran ini, rata-rata bukan warga 9 Ilir dan 13 Ilir Palembang saja, melainkan banyak dari luar. Kalau permasalahannya saya juga kurang tahu,” tutupnya.
#bel/rio