Mobil Crane ‘Lompat’ di RSMH Belum Dievakuasi

14

DSC_0465Palembang, BP
Terkait peristiwa jatunya crane hingga menimpa bangunan penyimpan genset serta ruang ronsegn milik Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang, Jumat (18/12), sekitar pukul 15.20, mobil crane yang ‘jumping’ tersebut belum dilakukan evakuasi.

Di lokasi mobil crane yang berada persis di samping Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSMH Palembang ini setidaknya tampak tiga unit alat berat berupa katrol dan crane yang siap untuk melakukan evakuasi mobil crane bewarna kuning tersebut.

Baca Juga:  BB Sofa  Kasus Pelecehan Oknum Dosen di Kampus Unsri Indralaya Diamankan Polda Sumsel

“Untuk masalah mobil crane tersebut saat ini sudah ditangani oleh Polresta Palembang,” ujar Kapolsek Kemuning Palembang AKP Handoko Sanjaya, saat dihubungi melalui telepon seluler (ponsel).

Sebelumnya, masih dikatakan Handoko, pihaknya sudah menyuruh pihak pemilik crane berinisial AT untuk melakukan evakuasi mobil crane tersebut. Hal itu dikarenakan agar tak mengganggu aktifitas di RSMH Palembang.

“Alat untuk mengevakuasinya sudah ada di lokasi kejadian,” kata Handoko.

Baca Juga:  Tujuh Bulan Buron Kasus Begal, Caca Ditangkap

Ketika ditanya tentang operator mobil crane tersebut, menurut Handoko, hingga saat ini operator crane tersebut masih menghilang. Sehingga belum dilakukan pemeriksaan.

Selain itu, dijelaskan Handoko, sehari pasca jatuhnya crane tersebut pihaknya bersama Tim Lafbor Cabang Palembang juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Dari hasil sementara, diketahui terdapat kelalaian yang dilakukan operator. Di mana operator crane tersebut tidak mengikatkan salah satu rantai yang ada di crane itu hingga akhirnya membuat tak setabil saat mengangkat beban dan terjatuh,” jelas Handoko.

Baca Juga:  Kakanwil Kemenkumham Sumsel Terima Audiensi Pj. Sekda Pagaralam

Namun, dikatakan Handoko, untuk lebih memastikannya lagi pihaknya masih akan menunggu dan memeriksa operator mobil crane tersebut terlebih dahulu.

“Ya nanti kalau memang dari hasil pemeriksaan terhadap operator crine terbukti lalai, maka akan kita pidanakan,” pungkas Handoko. #rio

Komentar Anda
Loading...