Putra Tong Djoe Kunjungi Museum dr A.K. Gani, Kenang Persahabatan Sang Ayah di  Palembang 

2
Tong Keng Meng (Melvin), putra sulung pengusaha asal negara Singapura, Tong Djoe yang dikenal sebagai sahabat Pahlawan Nasional asal Sumatera Selatan ( Sumsel) , dr. A.K. Gani, mengunjungi Museum Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn.) dr. A.K. Gani di Jalan MP Mangkunegara, Palembang, Senin (26/10/2026) sore.(BP/udi)

Palembang, BP Tong Keng Meng (Melvin), putra sulung pengusaha asal negara Singapura, Tong Djoe yang dikenal sebagai sahabat Pahlawan Nasional asal Sumatera Selatan ( Sumsel) , dr. A.K. Gani, mengunjungi Museum Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn.) dr. A.K. Gani di Jalan MP Mangkunegara, Palembang, Senin (26/10/2026) sore.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang kembali hubungan persahabatan Tong Djoe dengan dr. A.K. Gani, yang terjalin pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dalam catatan sejarah, Tong Djoe merupakan pengusaha keturunan Tionghoa yang berperan membantu perjuangan Republik melalui jaringan perdagangan dan pelayaran antara Palembang dan Singapura. Jaringan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pengadaan berbagai kebutuhan perjuangan, termasuk logistik dan perlengkapan militer.
Kedatangan , Tong Keng Meng (Melvin) didampingi sejumlah rekannya di sambut oleh Kepala Museum Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn.) dr. A.K. Gani, Gi Priyanti Gani yang langsung mengajak Tong Keng Meng (Melvin) dan rekannya berkeliling museum melihat koleksi museum Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn.) dr. A.K. Gani, Gi Priyanti Gani.
Tong Keng Meng (Melvin) sempat memberikan kenang-kenangan poto ayahnya Bersama dr Ak Gani saat di Palembang dan juga memberikan poto Presiden Pertama Republik Indonesia,  Ir Soekarno yang ditandatangani langsung oleh Ir Soekarno dan potongan koran berbahasa Mandarin yang berisikan mengenai kehidupan Tong Djoe kepada Kepala Museum Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn.) dr. A.K. Gani, Gi Priyanti Gani.
Tong Keng Meng (Melvin) menceritakan bahwa ia sering mendengar kisah tentang dr. A.K. Gani dari ayahnya (Tong Djoe) .
 Pertemuan pertama mereka terjadi karena dr. A.K. Gani sedang sakit, sehingga ayahnya datang untuk menjenguknya. Sejak saat itulah mereka mulai menjalin persahabatan.
Menurut Tong Keng Meng (Melvin) saudara laki-laki ayahnya memiliki sebuah perusahaan pelayaran. dr A.K. Gani kemudian meminta ayahnya untuk bekerja sama mengimpor berbagai barang  dari Singapura. Pada masa itu, aktivitas impor tersebut sempat dilarang oleh pemerintah  Belanda dan Inggris (Inggris di Singapura dan Belanda di Indonesia).
Tong Keng Meng (Melvin) menyampaikan rasa hormat yang mendalam kepada ayahnya serta mengenang kesempatan ketika ayahnya berinteraksi dengan dr. A.K. Gani.
“Saat dr. A.K. Gani menjabat sebagai menteri, beliau menunjuk  Tong Djoe sebagai agen Singapura untuk pioneer (perintis) di Palembang, dan kemudian mengangkat  Tong Djoe  sebagai agen permanen di Singapura,”katanya dalam Bahasa Inggris yang fasih.
 Tong Keng Meng (Melvin) menyimpulkan bahwa persahabatan dan karier  ayahnya Tong Djoe  berawal di Indonesia, khususnya di Palembang, bukan di Jakarta.
Kepala Museum Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn.) dr. A.K. Gani, Gi Priyanti Gani mengapresiasi kunjungan putra Tong Djoe , Tong Keng Meng (Melvin) ke Museum ini.
“ Pak Ak Gani dan pak Tong Djoe sama-sama menyelundup melalui kapal untuk pertukaran senjata di Singapura, jadi kita dulu mengirim sembako dan semuanya untuk di tukar dengan senjata melalui Singapura,”katanya.
Tong Keng Meng (Melvin) ini menurut Priyanti Ak Gani adalah anak  tertua dari Tong Djoe yang  berprofesi sebagai pengusaha Singapura-Republik Rakyat Tiongkok (RRT) .#udi
Baca Juga:  Pencuri Kabel Terekam CCTV Ditangkap
Komentar Anda
Loading...