Puluhan Siswa Turun Langsung Padamkan Api, Edukasi Kebakaran Digelar di SDN 33 Ibul
PALI, BP- Apa yang dilakukan ketika api tiba-tiba muncul dan mulai membesar? Panik bukan jawabannya. Justru ketenangan dan pengetahuan dasar bisa menjadi kunci untuk mencegah api berubah menjadi kebakaran besar.
Pesan itulah yang ditanamkan kepada puluhan siswa dan guru SDN 33 Ibul, Desa Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis (3/9/2026).
Sebanyak 64 siswa kelas 5 dan 6 bersama para guru tidak hanya mendapatkan teori tentang bahaya kebakaran. Mereka juga turun langsung mengikuti simulasi penanganan api ringan yang digelar KKKS Medco E&P Indonesia (Medco E&P) bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten PALI.
Suasana edukasi pun semakin menarik ketika para peserta diberi kesempatan mempraktikkan cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Tak berhenti di sana, siswa dan guru juga diperkenalkan dengan teknik sederhana untuk menangani api pada tabung gas menggunakan karung goni basah dan fire blanket.
Tim Damkar PALI sebelumnya memberikan pemahaman mengenai bagaimana api dapat terbentuk melalui konsep segitiga api, jenis-jenis media pemadam, klasifikasi kebakaran, hingga persyaratan teknis dan pemasangan APAR yang benar.
Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi pengalaman bagi para siswa, tetapi juga membentuk kebiasaan untuk mengenali potensi bahaya dan mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat.
Lead Field Relation Support Medco E&P Indonesia, Ericka Lestari Dewi A., mengatakan edukasi tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.
Menurutnya, pemahaman mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran penting diberikan sejak usia dini agar siswa maupun guru memiliki bekal ketika menghadapi situasi darurat.
“Edukasi bersama tim Damkar ini diharapkan dapat memberikan tambahan ilmu yang berguna bagi siswa dan guru dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita tahu cara mencegah dan mengatasinya sejak dini,” ujar Ericka.
Kepala SDN 33 Ibul, Kholil Abdullah, mengapresiasi kegiatan yang dinilainya memberikan pengalaman langsung kepada para peserta didik.
Ia berharap edukasi keselamatan seperti ini dapat kembali digelar dengan tema yang berbeda sehingga wawasan para siswa semakin bertambah.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Desa Ibul. Sekretaris Desa Ibul, Yas Budaya, menilai sinergi antara Medco E&P, Damkar, sekolah dan pemerintah desa menjadi langkah positif dalam meningkatkan pengetahuan keselamatan bagi anak-anak.
Selain memberikan edukasi, Medco E&P juga menunjukkan dukungan terhadap fasilitas keselamatan dan operasional sekolah dengan menyerahkan bantuan berupa empat unit lampu kedaruratan (emergency light), dua unit gulungan kabel (extension cord reel), serta dua unit pengeras suara (speaker).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan/Sarpras PALI Suyadi, S.KM. beserta tim, Pemerintah Desa Ibul, jajaran SDN 33 Ibul, Medco E&P Indonesia dan perwakilan Rumah Zakat.
Melalui kegiatan ini, pengetahuan tentang keselamatan tidak lagi berhenti di ruang kelas. Para siswa diajak memahami bahwa ketika menghadapi api, mengetahui apa yang harus dilakukan bisa menjadi langkah pertama untuk menyelamatkan diri dan mencegah keadaan semakin buruk.