Warga PALI, Alami Kemarau,  Wakil Ketua DPRD   Bantu Air Bersih

9
Firdaus Hasbullah, SH, MH.(BP/ist)

Palembang, BP-  Musim kemarau kembali menjadi ujian bagi sejumlah masyarakat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Terbatasnya sumber air bersih membuat sebagian warga harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Melihat kondisi tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, Firdaus Hasbulah, SH, MH, mengambil langkah langsung dengan membantu penyaluran air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

Ratusan warga dari Desa Talang Baru, Sumber Rejo, dan Talang Ojan menyambut bantuan tersebut dengan antusias. Pasokan air bersih yang sebelumnya sulit diperoleh kini dapat dimanfaatkan warga untuk kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga:  Kunjungi Prabumulih, Alex Noerdin Resmikan Sumur Bor dan PJUTS

Firdaus Hasbulah yang akrab disapa FH mengatakan, persoalan air bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi menjadi kepedulian bersama ketika masyarakat menghadapi kondisi sulit.

“Kepedulian itu bisa dilakukan dengan banyak cara. Yang terpenting semuanya dilakukan dengan niat ikhlas untuk membantu masyarakat,” kata Firdaus, Senih  (1/9/2026).

Menurutnya, kemarau yang terjadi saat ini membuat kebutuhan air bersih menjadi semakin penting. Karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat yang kesulitan mendapatkan sumber air.

Baca Juga:  Warga Mariana Banyuasin Serahkan Senpi ke Polisi

“Kita prihatin melihat kondisi warga yang membutuhkan air bersih. Air merupakan kebutuhan utama, sehingga melalui langkah kecil ini setidaknya dapat membantu meringankan beban masyarakat,” katanya.

Firdaus juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan air secara bijak selama musim kemarau berlangsung. Selain itu, kebersihan tempat penampungan air harus menjadi perhatian agar kualitas air tetap terjaga.

Baca Juga:  Bandit Pecah Kaca Beraksi Siang Bolong di Kalidoni

Namun, kondisi ini juga menjadi pengingat bahwa persoalan air bersih tidak cukup hanya diselesaikan melalui bantuan sementara. Pemerintah daerah perlu memperkuat program jangka panjang, seperti pembangunan infrastruktur penyediaan air bersih, optimalisasi sumber air baku, hingga sistem distribusi yang mampu menjangkau wilayah rawan kekeringan.#udi

Komentar Anda
Loading...