Palembang,BP– Siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026 Secata Rindam II/Sriwijaya mengikuti kegiatan widyawisata sejarah dengan mengunjungi situs megalitik Tinggihari I di Desa Pulau Pinang dan Tinggihari III di Desa Simpur, Kabupaten Lahat, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan, patriotisme, serta kecintaan terhadap sejarah dan budaya bangsa kepada para calon prajurit TNI AD.
Komandan Secata Rindam II/Sriwijaya, Letkol Inf Jainal Arifin, S.Pd, mengatakan sebagai prajurit TNI AD, para siswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan disiplin yang baik, tetapi juga harus memahami sejarah serta akar budaya bangsa Indonesia.
Menurutnya, kunjungan langsung ke situs peninggalan megalitikum di Kabupaten Lahat menjadi sarana pembelajaran penting agar para siswa memahami nilai perjuangan dan peradaban yang telah diwariskan leluhur sejak masa lampau.
“Dengan melihat langsung peninggalan megalitikum di Tinggihari, diharapkan para siswa dapat mengambil nilai-nilai ketangguhan, kebersamaan, dan semangat perjuangan yang telah diwariskan sejak masa lalu,” ujar Jainal Arifin.
Ia berharap kegiatan widyawisata tersebut dapat menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter prajurit muda yang memiliki wawasan kebangsaan, berjiwa patriot, dan peduli terhadap pelestarian budaya nasional.
“Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter prajurit muda yang berwawasan kebangsaan, berjiwa patriot, serta memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya bangsa,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Jainal Arifin juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatra Selatan yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut, termasuk kepada narasumber Mario Andramartik yang memberikan penjelasan sejarah kepada para siswa selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatra Selatan dan narasumber yang telah memberikan ilmu dan wawasan sejarah kepada para siswa. Semoga pengetahuan yang diberikan menjadi bekal yang bermanfaat bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Kegiatan widyawisata tersebut turut didampingi sejumlah pelatih Secata Rindam II/Sriwijaya, di antaranya Kapten Inf David Asmara, Lettu Inf Fauzul Kurnain, Serka Rudi Harianto, Sertu Hendri, Sertu Ade PW, Serka Ramadhani, Sertu Liga Mahesa, Sertu Bambang Irawan, Serka Achirmansori, dan Kopda M Nedy Cahaya.
Sementara itu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatra Selatan, Sri Sugiharta, SS, MPA, menyambut baik kegiatan widyawisata tersebut sebagai bagian dari upaya memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda, termasuk kalangan TNI.
“Semoga widyawisata ini dapat menambah wawasan para prajurit terkait kekayaan budaya bangsa dan menumbuhkan semangat untuk ikut menjaga serta melestarikannya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Febriansyah, M.Pd. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam mengenalkan peninggalan sejarah kepada generasi penerus bangsa.
“Saya sangat mendukung kegiatan widyawisata ini karena menjadi salah satu cara mengenalkan peninggalan bersejarah kepada generasi muda sekaligus mengajak TNI turut menjaga dan memahami warisan budaya bangsa,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memperkaya wawasan sejarah para siswa, tetapi juga memperkuat semangat bela negara, patriotisme, dan rasa cinta tanah air.
“Kegiatan ini sangat baik untuk membentuk karakter calon prajurit yang memiliki semangat bela negara, jiwa patriotisme, dan kecintaan terhadap tanah air,” tandasnya.#udi