Bulog Siapkan Beras SPHP, Warga Diminta Tak Khawatir Soal Stok
LUBUKLINGGAU, BP- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, sejumlah kebutuhan pangan masyarakat di wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura), Kota Lubuklinggau, dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mulai mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Meski demikian, untuk komoditas beras, Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Lubuklinggau memastikan ketersediaan stok dalam kondisi aman sehingga masyarakat di tiga daerah tersebut tidak perlu khawatir.
Kepala Perum Bulog KC Lubuklinggau, Muklis Affandi mengatakan pihaknya telah menyiapkan stok beras jauh hari sebelum memasuki bulan Ramadan hingga Idul Fitri.
“Jauh-jauh hari sudah kami siapkan. Stok beras saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga enam bulan ke depan,” tegas Muklis, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, dalam upaya memenuhi kebutuhan beras masyarakat sekaligus menekan angka inflasi serta menjaga stabilitas harga bahan pokok, Bulog terus mendukung pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM), baik yang dilaksanakan secara mandiri maupun bersama pemerintah daerah.
“Hari ini kami mendukung kegiatan Gerakan Pasar Murah di Kabupaten Musi Rawas dengan menyiapkan dua ton beras SPHP. Kami berharap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras,” ujarnya.
Sementara itu, untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Rawas menggelar Operasi Pasar Murah, Senin (9/3/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Kejari Musi Rawas tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kejari Musi Rawas, Dr Ema Siti Huzaemah Ahmad, Wakil Bupati Musi Rawas H Suprayitno, serta unsur Forkopimda lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar. Beras SPHP dijual seharga Rp11.500 per kilogram, telur ayam ras Rp51.000 per karpet, minyak goreng Rp17.000 per liter, dan tepung terigu Rp7.500 per kilogram.
Selain itu, bawang merah dijual Rp33.000 per kilogram, bawang putih Rp32.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp35.000 per kilogram, serta daging beku Rp120.000 per kilogram.
Meski kegiatan dijadwalkan dibuka pukul 09.00 WIB, masyarakat sudah mulai berdatangan sejak pagi hari. Warga terlihat antusias membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dalam operasi pasar tersebut.
Dari berbagai komoditas yang tersedia, telur ayam ras menjadi salah satu produk yang paling banyak diburu masyarakat.
Kepala Kejari Musi Rawas, Dr Ema Siti Huzaemah Ahmad melalui Kepala Seksi Intelijen, Gustian Winanda mengatakan, kegiatan pasar murah ini merupakan inisiatif Kejari Musi Rawas yang dilaksanakan bekerja sama dengan pemerintah daerah.
“Kejari Musi Rawas memiliki tugas dan fungsi untuk ikut memonitor serta membantu menekan inflasi daerah. Salah satunya melalui kegiatan operasi pasar murah ini,” kata Gustian kepada wartawan usai kegiatan.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, sekaligus meringankan beban ekonomi warga selama bulan Ramadan.
“Alhamdulillah kegiatan ini mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat. Terbukti banyak warga yang datang untuk membeli kebutuhan pokok,” ungkapnya.
Pihaknya berharap kegiatan pasar murah seperti ini dapat terus dilaksanakan ke depan, tidak hanya pada bulan Ramadan tetapi juga pada momen lainnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Musi Rawas H Suprayitno menyampaikan apresiasi kepada Kejari Musi Rawas serta instansi terkait yang telah berinisiatif menggelar operasi pasar murah bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah dan berbagai pihak dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Melalui kegiatan ini juga menegaskan kehadiran pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses bahan pangan dengan harga yang lebih murah dari harga normal,” katanya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan bijak.
“Belilah sesuai kebutuhan agar manfaat kegiatan ini dapat dirasakan oleh masyarakat secara merata,” pungkasnya.