Kapolda Sumsel Rilis Capaian Akhir Tahun 2025, Kriminalitas Turun 18 Persen

47

Palembang, BP- Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi menyampaikan press release akhir tahun 2025 di Ruang Auditorium lantai 7 Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumsel, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah awak media dari media cetak, elektronik, dan online. Dalam paparannya, Kapolda Sumsel memaparkan capaian kinerja Polda Sumsel sepanjang tahun 2025 di berbagai bidang strategis.

Di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polda Sumsel mencatat penurunan angka kriminalitas sebesar 18 persen dibandingkan tahun 2024. Pengendalian kejahatan berbasis intelijen berhasil mengungkap 67 kasus besar, di antaranya peretasan data, penggelapan dana publik, serta perdagangan barang ilegal. Selain itu, sebanyak 123 posko keamanan masyarakat baru dibentuk di seluruh wilayah Sumsel guna memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Baca Juga:  Sekda Apriyadi Hadiri Rakor Pembangunan Anjungan Bumi Perkemahan Pramuka

Sementara di bidang program dan inovasi, Polda Sumsel turut mendukung pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dilaksanakan serentak secara nasional pada 29 Desember 2025. Sebanyak 15 lokasi SPPG dibangun di Sumsel, salah satunya di Kota Prabumulih.

Program ini telah melayani lebih dari 5.000 anak usia sekolah dan mampu meningkatkan indeks gizi anak sebesar 9 persen di wilayah sasaran. Selain itu, Polda Sumsel juga meluncurkan aplikasi “Sumsel Aman” yang memudahkan masyarakat dalam melaporkan kejadian serta mengakses informasi keamanan secara real time.

Pada bidang lalu lintas, angka kecelakaan tercatat menurun hingga 23 persen, sementara pelanggaran lalu lintas turun 31 persen sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut didukung oleh penerapan sistem pemantauan lalu lintas cerdas serta program edukasi keselamatan berkendara yang dilaksanakan di lebih dari 200 sekolah dan perkantoran.

Baca Juga:  Akhir Oktober, Belasan Kasus 3C Diungkap Jajaran Polda Sumsel

Dalam sesi tanya jawab bersama awak media, Kapolda Sumsel juga menjelaskan penanganan berbagai kasus pidana. Untuk kasus korupsi, Polda Sumsel berhasil mengungkap 21 perkara dengan total potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp187 miliar. Seluruh tersangka telah diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Di bidang kejahatan siber, sebanyak 39 kasus berhasil diungkap, termasuk penipuan daring dan pencurian identitas. Sebanyak 47 tersangka diamankan, dengan nilai kerugian masyarakat yang berhasil dipulihkan mencapai Rp42 miliar.
Sementara itu, dalam penanganan kasus narkoba, Polda Sumsel menyita sekitar 1.200 kilogram barang bukti narkotika dan menangkap 890 tersangka melalui operasi terpadu bersama instansi terkait. Program rehabilitasi yang dijalankan juga telah membantu lebih dari 300 pengguna narkoba untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Baca Juga:  Pelaku Begal Sadis Ini Diciduk

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Dedi Priyatno menambahkan, pemilihan Ruang Auditorium lantai 7 Mapolda Sumsel bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar serta mampu menampung seluruh awak media yang hadir.

“Kami ingin informasi dapat disampaikan secara jelas dan utuh kepada masyarakat melalui media massa,” ujarnya.
Menutup kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel berharap berbagai capaian dan program yang telah dilaksanakan dapat terus meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat pada tahun 2026.

“Kami akan terus meningkatkan kinerja serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen untuk mewujudkan Sumsel yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.#udi

Jika ingin versi lebih singkat, gaya hard news, atau disesuaikan dengan media online/cetak tertentu, tinggal bilang saja.

 

 

Komentar Anda
Loading...