Firdaus Hasbullah Jabat Ketua  , DPW PGK Sumsel 2025–2028 Resmi Dikukuhkan

69
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masa juang 2025–2028 resmi dikukuhkan pada Senin (25/8/2025) di Griya Agung Palembang.(BP/udi)

Palembang, BP- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masa juang 2025–2028 resmi dikukuhkan pada Senin (25/8/2025) di Griya Agung Palembang.

 

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, mulai dari Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, Ketua Umum PGK Bursah Zarnubi, Sekretaris Jenderal PGK Riyan Hidayat, jajaran Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan (OKP), hingga perwakilan mahasiswa.

 

Dalam struktur kepengurusan DPW PGK Sumsel yang baru, Firdaus Hasbullah, SH., MH. resmi dipercaya menjabat sebagai Ketua DPW PGK Sumsel. Ia akan didampingi oleh Rudianto Widodo sebagai Sekretaris dan Sahit sebagai Bendahara. Firdaus sendiri saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

 

Firdaus mengibaratkan Hasbullah lahirnya PGK Sumsel sebagai momentum bersejarah. Ia menyampaikan pepatah, “Ikan Baung di lubuk dalam, bila dicincang akan habis dan punah. Gaung pemuda ibarat api dalam sekam, bila disulut bisa membara membangun daerah.”

Baca Juga:  DPR RI Tolak Jalankan Putusan MK, DPRD Sumsel Demo Ke DPRD Sumsel

Menurutnya, kehadiran PGK adalah tonggak awal perjuangan yang harus dijalankan secara kritis, konstruktif, sekaligus transformatif.

 

“Sejarah tidak pernah menulis mereka yang diam. Sejarah hanya mencatat mereka yang melawan, mereka yang bersuara, dan mereka yang bergerak,” tegas Firdaus.

 

Ia menambahkan, PGK Sumsel akan menjadi ruang intelektual muda untuk berkumpul, merumuskan solusi, serta mendampingi masyarakat dengan pendekatan kolaboratif.

 

“PGK tidak hanya hadir sebagai oposisi yang ribut tanpa isi, tetapi menjadi mitra kritis, hadir dalam forum kebijakan daerah, ruang legislasi, serta menyuarakan aspirasi rakyat kecil yang selama ini jarang terdengar,” lanjutnya.

Baca Juga:  Surati Dewan Panggil ICM dan Pemkot

 

Dalam kesempatan itu, PGK juga memberikan penghargaan khusus kepada Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang atas kontribusinya dalam pembangunan di Sumsel.

Ketua Umum PGK, Bursah Zarnubi, dalam sambutannya mengenang sejarah berdirinya organisasi ini.

 

Ia menjelaskan bahwa PGK lahir pada tahun 2010, pasca dirinya tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI. Menurut Bursah, PGK menghimpun para tokoh kebangsaan dan aktivis cipayung lintas organisasi.

 

“Sejak awal PGK bukanlah wadah untuk demonstrasi. PGK adalah ruang diskusi kebangsaan dan kawah candradimuka untuk mencetak calon-calon pemimpin bangsa. Maka saya ingatkan, jangan sampai PGK dibawa ke arah yang tidak jelas,” pesan Bursah yang juga menjabat sebagai Bupati Lahat.

 

Gubernur Sumsel Herman Deru dalam sambutannya turut memberikan apresiasi atas dilantiknya kepengurusan baru PGK Sumsel. Ia menilai kehadiran PGK akan menjadi kekuatan baru dalam memperkuat kolaborasi pemuda dan pemerintah.

Baca Juga:  KPU Sumsel Antisipasi Kerawanan Konflik Pilkada

 

“Organisasi ini harus menjadi wadah intelektual muda yang mampu menyumbangkan pemikiran segar untuk pembangunan daerah. Tantangan generasi sekarang bukan lagi sekadar politik jalanan, tetapi bagaimana menjawab kebutuhan masyarakat di era baru, termasuk ketahanan pangan, pertanian, hingga tantangan teknologi seperti artificial intelligence,” ungkap Deru.

 

Lebih jauh, Herman Deru menekankan pentingnya PGK untuk merajut kembali kekuatan organisasi kepemudaan yang sempat terpecah. Ia mengingatkan agar kader PGK mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan kolaborasi.

 

“PGK Sumsel harus menjadi garda depan dalam menyatukan pemuda, lintas agama, lintas suku, lintas profesi. Silaturahmi inilah yang akan melahirkan kekuatan besar bagi pembangunan Sumatera Selatan,” ujarnya.#udi

 

Komentar Anda
Loading...