Renovasi SDN 87 Palembang Dua Kali Batal , Kini Kondisi Sekolah Mengkhawatirkan. 

57
Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 87 Palembang yang berlokasi di Jalan Banten, Kecamatan Jakabaring, kian memprihatinkan (BP/ist)

Palembang, BP- Suara riang canda tawa anak-anak seharusnya menjadi melodi indah yang memecah kesunyian pagi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 87 Palembang.

Namun, kenyataannya, suara itu kerap diselingi derai rintikan air hujan yang jatuh bebas menerobos plafon yang bolong, dan decak kekecewaan para guru yang harus memindahkan meja belajar untuk menghindari genangan air.
Inilah potret pilu yang terjadi di SDN 87 Palembang yang berlokasi di Jalan Banten, Kecamatan Jakabaring. Kondisi bangunan sekolah ini sudah berada dalam tahap memprihatinkan dan mengkhawatirkan.
Dinding-dinding kayu yang menjadi penyangga telah keropos dimakan usia dan cuaca, rapuh menyisakan celah-celah yang mempertontonkan bagian dalamnya. Plafon kelas-kelas berlubang akibat kebocoran atap yang tak kunjung diperbaiki, meninggalkan jejak noda coklat kehitaman di langit-langit ruangan.
Tak hanya di dalam, di luar pun kondisi tak lebih baik. Halaman sekolah yang seharusnya menjadi area bermain dan berolahraga, berubah menjadi kubangan lumpur dan genangan air yang becek setiap kali hujan turun. Siswa-siswa terpaksa melompati genangan atau nekat menerobosnya dengan seragam yang basah.
Situasi ini jelas telah mengganggu proses belajar mengajar. “Bagaimana anak-anak bisa konsentrasi belajar jika di tengah penjelasan guru, mereka harus geser bangku karena ketetesan air hujan?” keluh, salah seorang wali murid, Sabtu (23/8/2025).
Kekecewaan para wali murid semakin menjadi-jadi karena rencana renovasi sekolah yang telah dijanjikan ternyata telah dua kali batal dilaksanakan tanpa kejelasan.
 “Kami sudah lama mendengar janji itu. Sudah dua kali diumumkan akan direnovasi, tapi selalu saja batal. Kami tidak tahu apa kendalanya. Yang jelas, pembatalan itu membuat kami kecewa berat,” kata seorang wali murid lainnya.
Mereka menegaskan, renovasi sudah bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan sebuah darurat yang tidak bisa ditawar lagi.
“Yang kami inginkan sangat sederhana, Pak. Anak-anak bisa belajar dengan tenang, tanpa dihantui rasa takut atap roboh menimpa mereka atau lantai yang ambles,” ujar Halimah, wali murid yang anaknya duduk di kelas 3.
Halimah pun berharap Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, bisa turun langsung meninjau kondisi sekolah.
“Mungkin Bapak Wali Kota belum melihat langsung betapa parahnya keadaan ini. Kami yakin, kalau Bapak sudah datang dan menyaksikan sendiri, pasti akan langsung tergerak untuk mengambil tindakan nyata. Ini menyangkut keselamatan ratusan anak,” katanya.
Dari pihak sekolah, Kepala Sekolah SDN 87 Palembang, Paris, tak menampik bahwa kondisi bangunan sudah sangat lama membutuhkan perbaikan menyeluruh. Dengan berat hati, ia menjelaskan bahwa kewenangan pembangunan dan renovasi sepenuhnya berada di tangan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang.
“Kami dari pihak sekolah sudah mengajukan berkali-kali. Untuk masalah renovasi, itu benar-benar wewenang Disdik. Kami di sini hanya bisa berharap dan terus mengingatkan agar keinginan untuk merealisasikan renovasi ini segera terwujud,” kata  Paris.
Paris menambahkan, baik dirinya maupun seluruh jajaran guru sangat mendambakan renovasi segera dilakukan.
“Ini bukan lagi tentang kenyamanan, Ini sudah menjadi  urgensi keselamatan. Setiap hari kami mengajar dengan perasaan was-was, terutama saat hujan deras atau angin kencang. Kami tidak ingin terjadi musibah yang tidak diinginkan,” katanya .
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri, akhirnya angkat bicara. Ia memastikan bahwa SDN 87 telah masuk dalam daftar sekolah yang dianggarkan untuk renovasi pada tahun 2025 ini.
“Iya, benar. Sudah dianggarkan. Tahun ini diperbaiki,” kata Amri.
Amri mengungkapkan bahwa penyebab keterlambatan dan pembatalan sebelumnya adalah adanya kendala dalam proses lelang tender.
“Pada saat tender kemarin, ada proses sanggah yang valid dari peserta lain. Itu yang menyebabkan tender harus diulang kembali dari awal. Ini prosedur yang harus kita ikuti,” katanya.#udi
Baca Juga:  Pemkot Palembang Harus Selesaikan Dulu Status Peralihan Hak Pulau Kemaro
Komentar Anda
Loading...