Jembatan Muara Lawai Ambruk Akibat Truk Batu Bara, Ini Komentar  Pengamat

54
BP/IST
Ade Indra Chaniago

Palembang, BP- Ambruknya Jembatan Muara Lawai Kecil di Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, menuai sorotan tajam dari pengamat politik dan sosial Sumatera Selatan (Sumsel), Ade Indra Chaniago. Jembatan yang menghubungkan Kabupaten Lahat dan Muara Enim ini diduga ambruk akibat kelebihan muatan truk batu bara, Minggu malam (29/6) sekitar pukul 23.14 WIB.

Ade Indra Chaniago menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut.
“Kejadian ini bukan sekadar merusak infrastruktur jalan dan jembatan, tetapi sangat berpotensi menimbulkan korban jiwa,” tegasnya.

Dia mendesak pemerintah segera menghentikan aktivitas angkutan batu bara di jalan umum tersebut. “Pemberhentian ini penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa,” ujarnya.

Ade juga menegaskan bahwa perusahaan batu bara harus bertanggung jawab penuh atas dampak yang ditimbulkan, mengingat merekalah pengguna utama fasilitas publik tersebut.
“Pemerintah wajib mengambil tindakan tegas terhadap masalah ini,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ade menyerukan pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jembatan dan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.
Langkah konkret, katanya, harus segera diambil untuk mencegah insiden serupa tidak terjadi  di masa depan.

“Perlu sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk menciptakan solusi yang efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.#udi

Baca Juga:  Peringati Hari Bahasa Arab Sedunia, UIN Raden Fatah Adakan Seminar Internasional dengan Fokus AI dan Literasi Digital

Komentar Anda
Loading...