Hadiri Undangan ICI 2025, Togar : Kami Hadir Untuk Peluang Investasi & Kemitraan

32

Palembang, BP- Anggota Komite KADIN Indonesia & Direktur Utama Babel Maju Group
sekaligus Komisaris PT SNA, M Togar Rayditya, menghadiri pembukaan
International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 yang digelar di Plenary Hall,
Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (11/6/2025). Konferensi
bertaraf internasional ini dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang
Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono
(AHY).
Dalam sambutannya, Menko Infra AHY menyampaikan bahwa ICI 2025
merupakan forum internasional pertama yang mempertemukan
kementerian/lembaga, sektor swasta, mitra pembangunan, dan investor global
dalam satu wadah kolaboratif. Kegiatan ini dilaksanakan atas arahan langsung
Presiden RI Prabowo Subianto, dengan tema besar “Building Resilient Foundation:
Strengthening Core Infrastructure for Cities of Tomorrow.”

Menko AHY mengungkapkan bahwa Pemerintah mengincar investasi swasta untuk
46 sektor infrastruktur strategis nasional. Proyek-proyek infrastruktur, yang
mencakup ketahanan pangan hingga energi terbarukan itu telah melalui proses kurasi
untuk dipamerkan dalam International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 kali
ini.

Baca Juga:  'Launching' Desa Makmur Peduli Api

Salah satu prioritasnya adalah pembangunan infrastruktur untuk ketahanan pangan.
Upaya mencapai ketahanan pangan itu akan dibarengi dengan ketersediaan air.
Karena itu, pemerintah akan merehabilitasi 2,5 hektar irigasi. Kemudian
Pembangunan bendungan – bendungan, pembangunan tempat penyimpanan air, dan
ini untuk mendukung agribisnis.

Prioritas kedua, membangun ketersediaan infrastruktur yang mendukung penyediaan
energi bersih. Proyek ini untuk mendukung target pemerintah mencapai Net Zero
Emission pada 2026.

Adapun Prioritas ketiga yaitu membangun konektivitas yang bisa menjangkau
seluruh sudut di negara Indonesia, termasuk mengakselerasi pembangunan
infrastruktur digital.

Proyek lainnya adalah pembangunan kota layak huni. Dimana Pemerintah akan
berinvestasi untuk hunian yang terjangkau, infrastruktur dengan konsep transit
oriented development hingga pengendalian banjir. Selain hijau, kota harus
dibangun dengan aman, sehat, dan inklusif. Prioritas terakhir adalah reformasi
pembiayaan untuk infrastruktur berkelanjutan.

Baca Juga:  CPI Dukung Pelaksanaan Shalat Ied Asal Tetap Patuhi Prokes

Kalimat yang saya ikuti dan dukung dalam forum ini adalah “Kami bertujuan
memperkuat kerjasama dengan sektor swasta dengan mengeluarkan surat utang
baru. Juga Danantara dan mitra global untuk memperbaiki keuangan dan
infrastruktur,” kata Menko AHY.

Menurut togar konferensi ini dirancang secara tematik dan strategis dengan
mengangkat lima pilar utama pembangunan infrastruktur, yakni revitalisasi
infrastruktur dasar perkotaan, pembangunan konektivitas antar wilayah, penguatan
infrastruktur komunitas masa depan, ketahanan terhadap perubahan iklim dan
bencana, serta penguatan investasi melalui skema pembiayaan inovatif.

Di tempat yang sama, M Togar Rayditya, S.H., M.H. itu mengapresiasi atas
digelarnya kegiatan ini. Dirinya berharap memperoleh masukan – masukkan positif
terkait infrastruktur yang dapat diterapkan di bumi sriwijaya sebagai tempat
kelahirannya.

“Hari ini, saya hadir dalam rapat koordinasi infrastruktur internasional 2025 ini.
Mudah – mudahan dengan kegiatan ini kami dapat memperoleh informasi dan
pengetahuan yang lebih luas terkait infrastruktur secara nasional dan internasional
di indonesia. Ini adalah ilmu dan peluang yang besar, bagaimana mudah –
mudahan kita bisa mengembangkan infrastruktur di daerah kita masing. Saya
sebagai generasi muda yang akan ikut serta dipimpin maupun memimpin negara ini
kedepan berharap kegiatan ini daapt bermanfaat dan dicermati lalu di eksekusi
dengan inklusif dan keberlanjutan kedepannya, terkhususnya ilmu-ilmu ini akan
saya bawa ke daerah kelahiran saya yaitu Sumatera Selatan,”singkatnya.

Baca Juga:  Ambulance Apung Milik Polda Sumsel    Bantu Warga Upang Melahirkan

“Kami berharap forum ini menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring,
menjajaki potensi investasi, dan mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan
daerah dalam mempercepat pembangunan,” ujar Togar.

Tak hanya menjadi ajang konferensi, ICI 2025 juga menyediakan ruang bagi forum
business matching serta pertemuan bilateral antarnegara. Pendekatan kolaboratif dan
inovatif diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur dan prioritas
pendukung lainnya dalam skala nasional.#udi/rill

Komentar Anda
Loading...