Dua Pria Ditangkap  Polisi  Saat Tengah Curi Aki Cadangan Traffic Light Simpang Patal

35
Andreyansah warga Ilir Timur II dan Febri warga Kalidoni kepergok anggota Polsek Ilir Timur II sedang mencuri batre aki cadangan traffic light di Simpang Patal pada, Senin (8/7) sekitar pukul 05:10 WIB.(BP/IST)

Palembang, BP- Andreyansah warga Ilir Timur II dan Febri warga Kalidoni kepergok anggota Polsek Ilir Timur II sedang mencuri batre aki cadangan traffic light di Simpang Patal pada, Senin (8/7) sekitar pukul 05:10 WIB.

Batre aki yang dicuri berfungsi sebagai sumber daya listrik cadangan jika traffic light tiba-tiba mati.

Kapolsek Ilir Timur II, Kompol Desi Arianti mengatakan, pelaku merusak terali pelindung dan box gardu listrik dengan menggunakan besi sejenis linggis dan tang pemotong lalu mengambil.

Aksi pelaku terekam kamera CCTV Command Center Polda Sumsel.

Baca Juga:  Fraksi Partai Golkar DPRD Sumsel Soroti Alokasi  Dana Bantuan Daerah Yang Fokus Di Daerah Tertentu

“Berawal dari informasi dari Command Center yang merekam aksi pelaku, kemudian menghubungi Polsek Ilir Timur II saat itu anggota masih berpatroli dan memergoki mereka,” ujar Desi.

Aksi mereka terhenti ketika anggota menegur dan langsung mengamankan keduanya ke Polsek Ilir Timur II.

Dari pengakuannya pelaku sudah beraksi dengan melakukan pencurian fasilitas umum seperti aki traffic light dan lainnya di empat lokasi berbeda.

“Dari pengakuannya pelaku sudah beraksi empat kali termasuk mencuri rambu-rambu di dekat Kambang Iwak,” katanya.

Baca Juga:  Holda Ambil Formulir Pendaftaran Cagub di PPP Sumsel, Sambutan Masyarakat Bagus  Usai Deklarasi

Polisi mengamankan barang bukti berupa peralatan yang digunakan pelaku untuk merusak kerangkeng besi dan box gardu, yakni linggis, kapak, dan tang.

Sementara pelaku Andreyansah mengaku kalau ia sudah mencuri sebanyak tiga kali di lokasi berbeda dengan berganti rekan.

“Tiga kali. Di KM 12, Celentang sama di Kambang Iwak,” katanya.

Rencananya aki tersebut akan dijual secara kiloan di tempat penjual rongsokan.

Di tempat yang sama, Randy salah satu staff BPTD Kelas II Sumsel mengatakan, dampak dari pencurian tersebut traffic light rentan padam karena tidak ada back up daya. Selain itu kamera CCTV milik BPTD juga tidak berfungsi.

Baca Juga:  Ibu Orok Dalam Termos Menyerahkan Diri ke Polisi

“Dampaknya padam karena tidak ada daya. Tercatat di kami kurang lebih sudah 10 lokasi yang aki cadangannya di curi orang, diantaranya KM 12, Simpang CGC, Simpang Charitas, Simpang Rajawali, Celentang,  Simpang golf, dan Simpang Patal,” ungkap Randy.

Mewakili BPTD Kelas II Sumsel pihaknya menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah mengungkap.#udi

 

 

Komentar Anda
Loading...