Polda Sumsel Kejar Pelaku Tewasnya Satu Keluarga di Muba

66

Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Anwar Reksowidjojo SIK MH(BP/IST)

Palembang, BP- Tewasnya satu keluarga berisikan empat orang yang menggemparkan dan terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terindikasi merupakan korban pencurian dan kekerasan  menjadi perhatian Polda Sumsel.

” Dari hasil olah TKP, ditemukan adanya barang milik korban yang hilang ini (diduda-red) pencurian dan kekerasan,” kata Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Anwar Reksowidjojo SIK MH, Kamis (21/12).

Menurutnya kini anggotanya telah diterjunkan guna memburu terduga pelaku, termasuk juga memeriksa sejumlah saksi yang ada di TKP.

Baca Juga:  Dukun Cabul Ditangkap

Termasuk pihaknya juga melakukan pendalaman terkait motif tewasnya empat orang yang merupakan satu keluarga tersebut.

” Saksi sudah dimintai keterangan, kini kita masih mendalami untuk hasil akan segera kita sampaikan,” ucap dia.

Sebelumnya,Warga Lumpatan Sekayu Kabupaten Muba, mendadak digemparkan dengan penemuan empat orang mayat yang diketahui satu keluarga, pada Rabu (20/12) sekitar pukul 15.00 WIB. Diduga empat jenazah tersebut dugaan korban pembunuhan.

Baca Juga:  Kunto Arief Wibowo Jabat Danrem 044/Gapo

Diketahui identitas sementara keempat korban Heri (50), Jurai, Aurel (5 ) serta Marsel (11).

Korban Heri dan Jurai ditemukan di dalam kamar dalam keadaan terikat, sedangkan anak korban yang laki-laki ditemukan sekitar 50 meter dari rumah dengan luka bacok bagian pinggang, leher, kepala. Sementara anak korban yang perempuan ditemukan di dalam septic tank.

Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menjelaskan, bahwa korban ibu ayahnya tewas di dalam rumah yang terkunci. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah mengeluarkan bau tidak sedap, diduga sudah lima hari.

Baca Juga:  Faizal: Potong Telinga Saya KalauAda yang Mampu Atasi Sampah”

Kapolres AKBP Imam Safii Sik melalui Plt Kasatreskrim Iptu Dedi Kurniawan SH MH membenarkan penemuan mayat tersebut.

“Kami belum bisa kami berikan jawaban banyak hanya saja dugaan sementara ada tindak kriminal,” jelas Dedi saat dihubungi.

Lanjutnya, pihaknya masih melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan.#udi

 

Komentar Anda
Loading...