Kemenkumham Sumsel Lakukan Harmonisasi Rancangan Perda OKU Selatan dan OKU Timur

52

PALEMBANG, BP-Kanwil Kemenkumham Sumsel melalui Bidang Hukum Divisi Pelayanan Hukum dan HAM kembali melakukan kegiatan Harmonisasi, Pembulatan, Dan Pemantapan Konsepsi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), bertempat di Aula Musi KanwilKemenkumham Sumsel, Rabu (20/09).

Rangkaian kegiatan harmonisasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Hukum Ave Maria Sihombing tersebut turut mengundang berbagai lapisan pemerintahan dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Adapun yang dibahas dalam kesempatan tersebut diantaranya adalah Ranpergub Provinsi Sematera selatan tentang Pedoman Pemberian Tugas Belajar Bagi Pegawai Negeri Sipil Melalui Jalur Pendidikan Formal; Raperda OKUS tentang Lembaga Adat; Raperbup OKUS Tentang Penyelenggaraan Pengawasan dan Persetujuan Lingkungan Hidup; Raperbup OKUS Tentang Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Dukungan Program Merdeka Belajar, Sekolah Penggerak, Implementasi Kurikulum Merdeka, dan Perencanaan Berbasis Data; dan Raperda OKU Timur tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Baca Juga:  Tim Penyidik Kejati Sumsel Geledah Kantor Anak Perusahaan PT Semen Baturaja

Kepala Bidang Hukum Kanwil Kemenkumham Sumsel. Ave Maria Sihombing menuturkan bahwa pelaksanaan harmonisasi ini penting untuk dilaksanakan demi tercapainya kesamaan persepsi dan pemahamaan antara Kanwil Kemenkumham Sumsel dan Pemerintah Kabupaten/Kota beserta jajarannya dalam melakukan perumusan peraturan daerah yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Harmonisasi ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 58 UU No.12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan sebagaimana telah diubah dengan UU No.13 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua Atas UU No.12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan,” Ujar Ave.

Baca Juga:  AMPCB: " Usir Pelaku Pengrusakan Komplek Pemakaman Pangeran Kramo Jayo"

Di tempat terpisah, Kakanwil Kemenkumham Sumsel Ilham Djaya mengatakan bahwa kegiatan pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi setiap Rancangan Produk Hukum Daerah harus dilaksanakan secara komprehensif yang mencakup substansi, kelembagaan, dan budaya hukum serta diikuti penegakan hukum yang tegas dan konsisten dengan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia guna memajukan dan menjawab tantangan yang semakin kompleks.

Lebih lanjut, Kakanwil Ilham menjelaskan pengharmonisasian merupakan suatu proses penyelarasan substansi Rancangan Produk Hukum Daerah dan teknik penyusunan Peraturan Perundang-undangan sehingga menjadi Produk Hukum Daerah yang merupakan satu kesatuan yang utuh dalam kerangka sistem hukum nasional.

Baca Juga:  Siber Polda Sumsel, Tangkap Pelaku   Sebar Video Bugil Mantan Pacar

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Plt. Karo Hukum Setda Pemprov. Sumsel, Kepala BKD Pro. Sumsel, Kepala Bagian Hukum Setda Pemkab. OKUS, Kepala Dinas Pariwisata Kab. OKUS, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. OKUS, Kepala Bagian Hukum Setda Pemkab. OKUT, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemkab. OKUT, Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah Setda Pemkab. OKUT . Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Setda Pemkab. OKUT, Kepala Bagian Perekonomian Setda Pemkab. OKUT dan Seluruh Perancang Peraturan Perundang-undangan Kanwil Kemenkumham Sumsel. #man/rel

Komentar Anda
Loading...