Komisi V DPRD Sumsel  Akan Minta Penjelasan Dinkes Terkait   Zat Pemicu Kanker Taiwan di Produk Mie

107
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs Syaiful Padli (BP/Dudy Oskandar)

Palembang, BP– Usai Pemerintah Taiwan menarik peredaran mi instan “Indomie Rasa Ayam Spesial” karena mengandung zat pemicu kanker etilen oksida, Pemerintah Malaysia kemudian turut mengambil langkah serupa. Dikutip dari The Star, Kementerian Kesehatan Malaysia telah memerintahkan untuk melakukan penarikan massal dua batch mi instan, satu diproduksi secara lokal yakni “Ah Lai White Curry Noodles” dan satu lagi diimpor dari Indonesia, “Indomie Rasa Ayam Spesial”.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI segera mengecek produk mi instan Indomie Rasa Ayam Spesial yang ditarik Taiwan dan Malaysia karena dituding mengandung zat karsinogenik etilen oksida pemicu kanker.
Terkait permasalahan tersebut Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs Syaiful Padli meminta Dinas Kesehatan  Provinsi Sumsel untuk segera  berkoordinasi dengan BBPOM  Sumsel  untuk segera menarik produk mi instan tersebut yang diduga mengandung zat berbahaya yang disinyalir bisa menimbulkan dampak kesehatan.
“ Untuk segera melakukan koordinasi  untuk melakukan tindakan antara Dinas Kesehatan Sumsel  dengan BBPOM,” katanya, Jumat (28/4).
Selain itu dalam permasalahan ini menurut politisi PKS ini, pemerintah lewat badan-badan yang meloloskan produk  makanan untuk masyarakat kedepan harus lebih selektif lagi , jangan sampai ketika sudah beredar di masyarakat menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat.
“  Nah ini tentu  akan menjadikan bumerang , tentu kami tidak akan berdiam diri, Komisi V DPRD Sumsel , Insya Allah dalam waktu dekat menyikapi ini bersama Dinas Kesehatan Sumsel , akan menanyakan sikap Dinas Kesehatan Sumsel terkait dengan  adanya zat berbahaya yang disinyalir ada didalam  produk mie ini,” katanya.#udi
Baca Juga:  UU Desa Jangan Dimaknai Sempit
Komentar Anda
Loading...