Dewan Ogan Ilir Bareng Pemkab, Perjuangkan Permintaan Kecamatan Payaraman Ada Exit Tol

40

INDRALAYA, BP – Warga Kecamatan Payaraman dan sekitar meminta ada exit (pintu) Tol di Kecamatan Payaraman Ogan Ilir. Permintaan itu pun, langsung direspon DPRD dan Pemerintah Kabupaten.

Sekda Pemkab Ogan Ilir bersama anggota DPRD Ogan Ilir seperti Basri M Zahri, Muhammad Ikbal dan Muhammad Ali, bahkan sudah melakukan audiensi ke pihak Pembangunan Jalan Tol (PJT) PT Hutama Karya, membahas terkait permintaan warga Payaraman dan sekitarnya.

Termasuk juga membicarakan perbaikan jalan kabupaten yang rusak akibat aktivitas lalu lintas kendaraan proyek selama pembangunan jalan tol sesuai perjanjian segmen Indralaya–Prabumulih.

Baca Juga:  MK Tolak Gugatan Paslon  03,  Ratu Dewa – Prima Salam Dipastikan Segera dilantik

Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Ogan Ilir Basri M Zahri, menyampaikan jika permintaan itu bukan saja datang dari warga Kecamatan Payaraman saja, tapi juga warga kecamatan sekitarnya.

Sebut saja seperti Kecamatan Tanjung Batu,  Kecamatan Rambang Kuang, Kecamatan Muara Kuang dan Lubuk keliat. Mereka beharap Kementrian PUPR khususnya BPJT atau Badan Pengatur jalan Tol dan Pihak Hutama Karya agar dapat merealisasikan permintaan masyarakat tersebut.

Baca Juga:  Majukan Kebudayaan Palembang, BUMN, BUMD & Sektor Swasta Tanda Tangani Komitmen Bersama

Basri, juga menyebut, Exit tol ini sesuai tujuan dari dibangunnya tol seperti yang sering disampaikan Presiden Ri Joko Widodo, untuk dapat pereknomian dan mengangkut sumber daya alam yang melimpah.

Kelima kecamatan ini, punya minyak bumi, gas alam, perkebunan sawit dan karet perkebunan nanas warga, kerajinan songket, rumah knock down dan lain-lain.

“Jika ada exit tol maka jarak tempuh yang selama ini 3,5 jam jika hendak memastikan hasil bumi ke Palembang dengan adanya exit tol maka waktu yang ditempuh bisa dipangkas menjadi 2,5 jam,” ujar Basri lagi.

Baca Juga:  ADO Sumsel  Sepakat Dukung Ratu Dewa Di Pilwako Palembang

“Kemarin kami Pihak DPRD Ogan Ilir dan Pemerintah Daerah.langsung mengantarkan surat permintaan masyarakat lima kecamatan tersebut,  semoga dapat dikabulkan oleh pemerintah pusat,” sambung Basri M Zahri

Basri juga mendesak pihak pelaksana pembangunan jalan tol Palembang-Prabumulih segera memperbaiki akses jalan kabupaten yang rusak saat digunakan untuk pembangunan jalan tol tersebut karena jalan itu merupakan urat nadi perekonomian daerah. (rel)

Komentar Anda
Loading...