Survei Unsri: “Polda Sumsel Berhasil Kembalikan Kepercayaan Publik “

130

SUMSEL, BP – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan ( Sumsel ) berhasil mengembalikan tingkat kepercayaan publik. Hal ini berdasarkan hasil survei yang dilaksanakan Universitas Sriwijaya diseluruh Polres jajaran Polda Sumsel.
Hal ini berdasarkan hasil survei Universitas Sriwijaya (Unsri) yang dilaksanakan pada periode tanggal 8 Desember sampai dengan 17 Desember 2022 lalu.

Dekan Fisip Universitas Sriwijaya (Unsri) Prof. Dr. Alfitri M.Si. mengungkapkan, hasil survey kepercayaan dan kepuasan terhadap kinerja kepolisian daerah Sumatera Selatan dinilai cukup baik. Berdasarkan survey nasional kepercayaan publik berada di angka 62 berati ada selisih cukup besar atau perubahan yang baik.

“Hal tersebut di pengaruhi beberapa faktor dimana kondisi dinamika, sosial politik yang berada di Provinsi Sumatera Selatan. Berarti kepercayaan publik di Sumsel masih cukup baik, ” katanya pada acara Forum Group Discussion (FGD) dan Diseminasi Survei Kepuasan, Kepercayaan, dan Opini Publik pada Program Quickwins Presisi Polri wilayah Kepolisian Daerah Sumatera Selatan di Ballroom Hotel Aston, Kamis (29/12).

Baca Juga:  Bamsoet: Bobby Nasution Siap Menjadi Tuan Rumah Asia Pasific Rally Championship di Medan

Alfitri pun menerangkan, bukan berarti tidak ada kekurangan terhadap hasil survey yang baik ini. Masih ada perlu di perbaiki di kepolisian Sumatera Selatan, seperti kecepatan pelayanan kemudian transprtasi segala data informasi dan mengurangi kutipan – kutipan serta permintaan-permintaan keuangan yang tidak jelas.

“Hal ini menjadi harapan masyrakat kita, serta polisi juga bisa menjamin tidak ada lagi juga kegiatan pungutan liar atau pungli. Serta kecepatan pihak kepolisian yang cepat ketiga masyarakat mengalami problem, sehingga membuat kenyamanan untuk masyarakat, ” katanya.

Ada beberapa sektor Alfitri menambahkan, seperti polisi dibagian kriminal dan kamtibmas juga harus lebih cepat lagi. Salah satunya ialah kejadian pencurian pihak kepolisian harus lebih cepat lagi dalam hal penanganan kepolisian.

Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran (Karorena) Polda Sumsel Kombes Pol Agus Santosa SH SIK menyatakan untuk survei di Sumsel pihaknya menggandeng Fisip Unsri. Untuk tingkat pusat Mabes Polri menggandeng Charta Politika untuk melakukan survei kinerja Polri.
“Untuk survei sangat bermanfaat sekali terhadap Polda Sumsel terhadap kinerja Polda Sumsel apa yang perlu ditingkatkan kedepan. Apalagi era medsos masyarakat bisa dengan cepat merespon atau keluhan terhadap kinerja polisi. Ini salah satu bentuk kita tidak menolak atas kritik masyarakat demi kemajuan bersama,” katanya.

Baca Juga:  Bamsoet Dorong Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia - Turki Segera Diselesaikan

Dr M Husni Thamrin MSi, Ketua tim survei Fisip Unsri menambahkan untuk jenis kelamin pria sebanyak 68,20 persen dan perempuan 31,80 persen. Untuk tingkat pendidikan paling tinggi SMA/sederajat 60 persen, D4/S1 sebanyak 21 persen, sisanya dari berbagai latar pendidikan. Untuk usia paling tinggi 23-28 tahun 16,84 persen, usia 28-32 tahun 16,07 persen, 33-37 tahun 15,72 persen, dan 38-42 tahun sebanyak 15,06 persen.

“Untuk kerangka penelitian menggunakan 4 variabel yakni opini publik terhadap program Quickwins presisi, kepuasaan masyarakat, persepsi anti korupsi, dan kepercayaan masyarakat,” katanya.

Dari hasil survei tersebut lanjut Dr M Husni Thamrin MSi, untuk Persepsi program quickwins presisi paling tinggi adalah Polres PALI dengan indeks 90,38 persen, kedua Polrestabes Palembang 95,36 persen, dan ketiga Polres Muara Enim 94,63 persen. Sedangkan Polres yang paling rendah adalah Polres OKI 82,58 persen dan Polres Ogan Ilir 81,58 persen.

Baca Juga:  SMB IV dan Pemprov Sumsel Minta Pemerintahan Marga di Sumsel Jadi Muatan Lokal di UU Provinsi Sumsel

Untuk indeks kepuasan masyarakat paling tinggi Polres Muara Enim 96,75 persen, kedua Polrestabes Palembang 96,15 persen, dan ketiga Polres PALI 96,15 persen. Sedangkan yang paling rendah Polres OKI 86,97 persen dan Polres Ogan Ilir 86, 52 persen.

Selanjutnya indeks persepsi anti korupsi Polres paling tinggi adalah Polres Muara Enim, kedua Polres PALI 95,73 persen dan ketiga Polrestabes Palembang 94,19 persen. Sedangkan paling rendah Polres OKI 84,42 persen dan Polres Ogan Ilir 83,92 persen.

Untuk tingkat kepercayaan masyarakat Polres Muara Enim kembali menempati peringkat 1 dengan indeks 97,06 persen, kedua Polres PALI 96,08 persen, ketiga Polrestabes Palembang dengan 94,96 persen. Untuk paling rendah Polres OKI 85,50 persen dan Polres Ogan Ilir dengan indeks 84,38 persen.#min

Komentar Anda
Loading...