KPU RI: Pemilih Pemula Jangan Mau Dibeli Suara

107

SURAKARTA, BP –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengingatkan para anak muda khususnya pemilih pemula jangan mau  dibeli suaranya  saat pemilihan umum (pemilu) 2024 mendatang.

 

Demikian terungkap dalam  acara  ‘Rembuk Pemilu 2024’  di Gedung Solopos, Selasa (27/12/2022), Anggota KPU Yulianto Sudrajat mengatakan, politik uang (money politic)  menjadi persoalan berulang yang muncul di setiap penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.

Baca Juga:  Mengenal Lebih Dekat Ketua Bawaslu Sumsel yang Baru dan Persiapan Jelang Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU)  tidak bisa bosan  memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahaya dari praktek terlarang ini, terutama kepada para pemilih pemula maupun pemilih muda yang perlu dijaga keluhurannya sebagai calon pemimpin bangsa.

Ia menegaskan, anak-anak muda jangan sampai sudah bisa dibeli suaranya sejak muda. “Karena mereka calon pemimpin, bahaya,”  kata Drajat dilansir dari laman resmi KPU RI.

Baca Juga:  Pemilu 2024, Peserta Pemilu Didorong Sediakan Juru Bahasa Isyarat Saat Kampanye

Ia menerangkan, upaya KPU  meningkatkan pemahaman pemilih pemula dan pemilih muda tentang pentingnya pemilu,  melalui sejumlah program, seperti KPU Goes to School, KPU Goes to Campus, Rumah Pintar Pemilu, hingga menjadi dosen atau guru sehari di sekolah atau kampus.

Cara menjemput bola  ini diharapkan  muncul ketertarikan  lebih tinggi dari generasi muda untuk  ambil bagian dalam pemilu. “Kita sebetulnya tidak hanya pemilih 17 tahun ke atas tapi dari sekolah dasar juga sudah kita bangun,” ucap dia.

Baca Juga:  Pemilih Prabowo-Sandi di 2019 Terbelah, Ada Dukung Anies 

KPU juga  aktif memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menyapa para pemilih pemula dan pemilih muda, melalui sejumlah media sosial yang cukup banyak digunakan  generasi muda.#gus
 

Komentar Anda
Loading...