Mengenal Lebih Dekat Ketua Bawaslu Sumsel yang Baru dan Persiapan Jelang Pemilu 2024

47
Ketua Bawaslu Sumsel Yenli Elmanoferi SE MSi. BP/Rizal

 

PALEMBANG, BP – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) formasi baru semakin membulatkan tekad untuk lebih profesional, bersama rakyat mengawasi dan menegakkan keadilan pemilu (pemilihan umum)  dan   pemilihan pada pentas demokrasi 2024 mendatang.

Jajaran kepengurusan baru Bawaslu Sumsel saat ini terdiri dari dua komisioner lama yakni Yenli Elmanoferi SE MSi yang didaulat menjadi ketua,  lalu satu komisioner lama lainnya Syamsul Alwi SSosI MSi, kemudian tiga komisioner yang baru dilantik adalah Kurniawan (mantan anggota KPU kota Palembang dan mantan anggota Bawaslu Sumsel), Ahmad Naafi (mantan komisioner KPU Sumsel) dan Muhammad Sarkani (mantan Ketua Bawaslu Kabupaten Musi Banyuasin).

Yenli mengaku penunjukkannya sebagai ketua berdasarkan rapat musyawarah mufakat internal komisioner,  sebagai ketua Bawaslu Sumsel yang baru  menggantikan Iin Irwanto, bersama empat komisioner lainnya , dirinya semakin yakin dan  mantap melakukan pengawasan tahapan pemilu maupun pemilihan di provinsi Sumsel.

Baca Juga:  90 PPK Palembang Dilantik, Finda: Tanpa Campur Tangan Pemkot 

“Tiga komisioner baru ini merupakan orang-orang lama berkecimpung di dunia kepemiluan, dan saya dengan Syamsul Alwi akan tetap  lanjut sampai tahun 2023,” kata Yenli Elmanoferi ketua Bawaslu Sumsel kepada BeritaPagi di ruang kerjanya, Selasa (27/9).

Ia mengatakan, bermodal  pengetahuan dan pengalaman serta didukung soliditas lima komisioner Bawaslu Sumsel saat ini, bersama  jajaran sekretariat akan menjadi  kekuatan bagi Bawaslu Sumsel untuk mengawasi  seluruh tahapan pemilu dan  pemilihan di provinsi Sumsel.

“Antara pimpinan dan  kesekretariatan harus disatukan,  inilah menjadi  modal kami Bawaslu Sumsel,” ucap dia.

Baca Juga:  Bawaslu Kolaborasi Tangkal Hoaks di Medsos

Lebih lanjut dijelaskannya,  status ketua Bawaslu ini adalah koordinator  bukanlah seperti kepala dinas, ketua memiliki tanggung jawab besar namun dalam pengambilan  keputusan adalah kolektif.

“Ini komitmen kami berlima dan semua keputusan Bawaslu Sumsel  akan diputuskan bersama secara kolektif kolegial, ketua tidak punya kewenangan memutuskan sendiri,” ia menegaskan.

Yenli mengungkapkan pesan dari Bawaslu pusat bagi kepengurusan provinsi yang baru, yakni  menjaga soliditas internal,  jangan terjadi perpecahan  internal pimpinan. Jika  solid,  bersatu serta  berkomitmen, maka tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Pesan lainnya agar teguh memegang azaz pemilu.

“Saya akan meningkatkan apa yang masih kurang dan memperbaiki apa yang sudah dievaluasi. Kami ingin membuat Bawaslu ini menjadi lembaga yang benar-benar bermartabat di tengah masyarakat, kalau masyarakat ingin keadilan pemiliu ya lari ke sini, kami ingin masyarakat percaya dengan proses yang dilaksanakan Bawaslu,” katanya.

Baca Juga:  Pemilu 2024, KPU Sumsel Rancang Dapil Tambahan

Yenli memiliki target dan harapan  pribadi yang tidak muluk-muluk, yakni  Bawaslu Sumsel bisa melakukan pengawasan maksimal dan masyarakat percaya dengan Bawaslu  sebagai lembaga profesional.

“Kami  Bawaslu provinsi Sumsel akan profesional  dan yakinlah sesuai tagline kami, bersama rakyat mengawasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan  pemilu. Jadi Bawaslu Sumsel siap mengawasi pelaksanaan  pemilu dan pemilihan dan siap menegakkan pemilu  dan pemilihan di Sumsel,”  Yenli menegaskan.#gus/riz

Komentar Anda
Loading...