PEMILIHAN Presiden (pilpres) 2024 akan ada lebih dari 50 persen pemilih dari kalangan muda, partai politik (parpol) dan kandidat wajib memiliki taktik dan program untuk mendekati kaum muda. Apalagi saat ini kaum muda terlihat antusias terhadap politik.
Anggota Front Anak Bangsa Menggugat (Frabam) Sumsel, Fahmi S.Sos.I mengatakan, parpol dan kandidat capres cawapres tidak boleh menutup mata melihat fakta banyaknya pemilih kalangan anak muda ini, program-program yang bagus bisa dilakukan untuk menyentuh kaum muda antara lain program yang dapat membangun skill para kaum muda, dan juga program yang menciptakan lapangan pekerjaan.
Apalagi ia menilai, melihat kondisi anak muda saat ini bukanlah anak muda yang cuek terhadap politik melainkan sangat antusias terhadap dunia politik.
“Ini terlihat dari keikutsertaan kaum muda dalam kancah pemilu, salah satunya dengan banyak yang terjun dalam pencalonan anggota dewan,” kata Fahmi kepada BeritaPagi, Rabu (7/12).
Untuk itulah, pada pilpres 2024 mendatang Fahmi berpesan untuk anak muda agar tidak ragu menyalurkan suaranya ke TPS (tempat pemungutan suara), lebih dari itu agar tidak salah memilih kandidat pemimpin.
“Pilihlah pemimpin yang pro rakyat, yang paham kondisi rakyatnya dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” ucap Pendamping Desa Kementerian Desa ini.
Ia juga berharap, pilpres 2024 mendatang berjalan kondusif, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil serta bebas kecurangan. “Semoga pemilu terlaksana dengan baik sesuai aturan yang ada,” ia memungkasi.#gus