Elektabilitas Prabowo Rendah, Gerindra Genjot di 2023

53

 JAKARTA, BP – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mulai tahun 2023 mendatang, akan menggenjot dengan berbagai cara untuk mendongkrak elektabilitas calon Presidennya (capres) Prabowo Subianto.

 

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pihaknya akan memanfaatkan sisa waktu hingga 2024 guna meningkatkan elektabilitas capresnya Prabowo Subianto dengan beberapa  program.

 

“Akan dimulai  di awal Januari 2023,” kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Selasa (6/12) kepada wartawan.

Baca Juga:  Ketua Bappilu Partai Gerindra Sumsel Sapa Pengurus PAC dan Ranting di Prabumulih

 

Pernyataan Dasco ini muncul menanggapi pemberitaan dan informasi yang beredar jika elektabilitas Prabowo rendah jelang 2024.  Prabowo sendiri telah resmi dideklarasikan  Partai Gerindra menjadi capres 2024.

 

Gerindra juga sudah mengumumkan deklarasi koalisi dengan PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), namun kedua partai koalisi ini belum sepakat soal nama capres, karena masing-masing memiliki jago sendiri dari partai mereka.

Baca Juga:  Aleg PKS: Ironi, Anggaran Negara Naik Subsidi Dikurangi

 

Sementara itu, Prabowo sendiri saat dimintai tanggapan terkait  elektabilitasnya yang belum  naik menjelang Pilpres 2024 berdasarkan  hasil survei beberapa lembaga, Prabowo hanya menjawab singkat sambil tertawa.

“Oh ya? Oh ya?” kata Prabowo sembari tertawa.

Prabowo juga kembali tertawa saat ditanya apakah khawatir dengan kondisi elektabilitas belum naik ini ? Prabowo tak menjawab dan berlalu.

Baca Juga:  Panji Gumilang Ditetapkan sebagai Tersangka, Langsung Ditahan

Seperti diketahui,  berdasarkan  hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia, beberapa bulan terakhir elektabilitas Prabowo selalu menurun. Seperti di   Agustus, Prabowo dipilih 20,7 persen responden, namun pada  survei September turun  menjadi 17, 4 persen. #gus

Komentar Anda
Loading...