KPU Dorong Mahasiswa Jadi KPPS

136
KONSOLIDASI – Suasana rapat konsolidasi dan sosialisasi pembentukan PPK dan PPS untuk pemilu tahun 2024, dihadiri jajaran pengurus KPU di Jakarta. (BP/ist)

 

PALEMBANG, BP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendorong para mahasiswa di Indonesia menjadi  Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada pemilihan umum (pemilu) 2024 mendatang.

Ketua KPU Sumsel, Amrah Muslimin mengatakan,  dalam rapat  konsolidasi dan sosialisasi pembentukan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) untuk pemilu 2022, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari menyampaikan terkait kolaborasi KPU dengan pihak kampus untuk mendorong mahasiswa  menjadi KPPS.

Statement pak Hasyim itu mengarahkan kawan-kawan mahasiswa nanti jelang pemilu diperbantukan menjadi petugas KPPS,” kata Amrah kepada BeritaPagi, Minggu (4/12).

Baca Juga:  Herman Deru Antar Langsung Formulir ke PAN Sumsel

Karena berdasarkan  pengalaman pemilu 2019 lalu  banyak petugas yang sakit bahkan meninggal karena kelelahan, sehingga di pemilu 2024 mendatang  dibutuhkan  orang-orang muda yang  salah  satu alternatifnya dimungkinkan bantuan dari tenaga para mahasiswa.

Menurutnya, selama ini mahasiswa berada di luar sistem pemilu dan mahasiswa  melihat pemilu hanya dari luar saja, maka sering  muncul statement pemilu curang atau statement negatif lain. Untuk itulah Ketua KPU RI ingin mahasiswa berperan lebih luas menjadi KPPS.

“KPU berharap para mahasiswa  ini  masuk dalam sistem pemilu dengan menjadi penyelenggara, jika selama ini menjadi  pemantau saja sekarang  ikut dalam proses bagaimana  suara itu dimulai dari bawah,  ke depan diharapkan ada kerjasama dengan mahasiswa,” ucapnya.

Baca Juga:  Pesilat Betawi Gelar Duel Maut Di Kantor KPU Palembang

Tergabungnya para mahasiswa menjadi KPPS juga  dapat menjadi filter terhadap upaya kecurangan yang  selama ini mungkin terjadi. “Mereka  diharapkan menjadi filter dan  berani menolak ketika ada upaya kecurangan itu. Logisnya mahasiswa itu nanti menjadi KPPS,” Amrah menuturkan.

Selain itu, dengan terlibat dalam penyelenggara pemilu  mahasiswa akan mengetahui jika menyelenggarakan pemilu  tidak semudah yang dibayangkan,  mulai dari saat suara  dikumpulkan satu persatu dari pemilih, lalu masuk dalam penghitungan hingga larut malam.

KPU Provinsi Sumsel akan menindaklanjuti  yang menjadi keinginan Ketua KPU RI ini, dengan berkoordinasi dengan pihak kampus di Sumsel. “Untuk jumlah mahasiswanya  tergantung nanti dengan mekanisme dan proses yang harus diliat serta dilakukan tes  kemampuan, tidak hanya pintar mahasiswa juga harus memiliki  mental yang bagus,” katanya.

Baca Juga:  Pemilu 2024: Anies Ungkap Tiga Agenda Koalisi Perubahan

Seperti diketahui sebelumnya, Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari melakukan  rapat konsolidasi dan sosialisasi pembentukan PPK dan PPS untuk pemilu tahun 2024 di Jakarta beberapa waktu lalu.  Dalam rapat Hasyim menyampaikan,  KPU  tengah berkolaborasi meminta bantuan  kampus untuk merekrut mahasiswa dalam rangka program Kampus Merdeka, Merdeka Belajar.

Menurutnya, kampus merdeka bukan sekadar magang atau kerja praktik namun juga  mendorong mahasiswa untuk menjadi PPS.  “Nanti pada saatnya ketika rekrutmen KPPS, saya mohon bantuan kepada teman-teman KPU provinsi kira-kira Rektor akan mengirim berapa orang, by name dan NIK-nya, di mana clusternya. Bukan clustering fakultas dan universitas. Cluster itu adalah daerah di mana mahasiswa akan ditugaskan,”  Hasyim menjelaskan.#gus

Komentar Anda
Loading...