
Palembang,BP- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional Sumatera Selatan (Sumsel) mulai mengakselerasi langkah politiknya dengan menyiapkan kekuatan berbasis akar rumput menjelang kontestasi mendatang.
Salah satu strategi utama yang kini digencarkan adalah pembentukan satu juta relawan yang ditargetkan tersebar hingga ke seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Desember 2026.
Ketua DPW PAN Sumsel, H Joncik Muhammad, mengungkapkan bahwa proses pemetaan dan penguatan basis massa telah berjalan secara bertahap. Hingga awal April 2026, jumlah relawan yang berhasil dihimpun telah mencapai sekitar 12 persen dari total target yang ditetapkan.
“Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh kader di lapangan. Mereka bergerak aktif menyapa masyarakat, membangun komunikasi, dan mengajak mereka terlibat langsung,” kata Joncik usai rapat kerja wilayah di Kantor DPW PAN Sumsel, Sabtu (4/4/2026).
Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator awal meningkatnya kepercayaan publik terhadap PAN di Sumatera Selatan. Ia menilai, pendekatan langsung yang dilakukan kader—dari desa ke desa hingga ke berbagai komunitas—menjadi kunci dalam memperluas basis dukungan.
Berbeda dengan pola konvensional, PAN Sumsel memilih strategi “jemput bola” dalam merekrut relawan. Artinya, kader tidak hanya menunggu simpati datang, tetapi secara aktif mendatangi masyarakat dan membangun kedekatan secara personal.
“Dukungan tidak bisa hanya bersifat pasif. Kita dorong menjadi gerakan nyata. Karena itu kader turun langsung, berinteraksi, dan memahami kebutuhan masyarakat,” katanya.
Dalam proses perekrutan, berbagai elemen masyarakat dilibatkan secara terbuka. Mulai dari kalangan pemuda, tokoh agama, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi bagian dari jaringan relawan yang terus diperluas.
Tak hanya berhenti pada pengumpulan jumlah, PAN Sumsel juga mulai memberikan pembekalan kepada para relawan yang telah terdata. Materi yang diberikan mencakup strategi komunikasi politik, penguatan jaringan, serta kesiapan dalam mengawal suara di TPS.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan bahwa relawan tidak hanya hadir secara kuantitas, tetapi juga memiliki kapasitas dalam menjalankan peran politik secara efektif.
Joncik menegaskan, target satu juta relawan bukan sekadar ambisi angka, melainkan gambaran kekuatan riil partai di tingkat akar rumput.
“Kita ingin memastikan bahwa di setiap TPS ada relawan PAN. Itu artinya kita benar-benar hadir, bukan hanya sebagai peserta pemilu, tetapi sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri,” kata Bupati Empat Lawang ini.
Meski demikian, ia mengingatkan seluruh jajaran partai agar tidak cepat berpuas diri dengan capaian awal tersebut. Menurutnya, perjalanan menuju target masih panjang dan membutuhkan konsistensi kerja di lapangan.
“Jangan lengah. Tetap jaga semangat dan ritme pergerakan. Target ini harus tercapai sebelum tahapan penting pemilu dimulai,” katanya.
Dengan strategi berbasis relawan ini, PAN Sumsel berharap dapat membangun fondasi politik yang lebih kuat, sekaligus meningkatkan daya saing dalam menghadapi dinamika pemilu yang semakin kompetitif.#udi