Depit Tinggalkan Bisnis Fokus Kerja

207
Anggota DPRD  OKI, Depit dari fraksi Partai  Hanura. (BP/ist)

 

KAYUAGUNG, BP – Resiko menjadi wakil rakyat adalah bekerja maksimal menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi dan usulan rakyat konstituen yang memilihnya. Hal ini yang diterapkan Anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Depit dari fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), yang rela non aktif dari bisnisnya dan memilih fokus kerja menjadi anggota dewan.

Legislator kelahiran Petaling 24 Oktober 1976 ini mengaku bakat politik yang ada padanya saat ini sudah terbentuk sejak lama. Depit pernah menjabat kepala desa di Petaling tempat kelahirannya. Sehingga Depit sedikit banyak faham soal kememimpinan dan  juga cara memperjuangkan keinginan masyarakat, sehingga tak sulit beradaptasi sebagai anggota dewan.

Baca Juga:  73 Bacaleg DPRD  Sumsel dari PKB Ikuti UKK

Keseriusannya ingin bermanfaat bagi masyarakat lewat jalur legislatif membuatnya tidak dapat fokus terhadap bisnis-bisnis yang dirintisnya sejak dulu, lalu  terpaksa ditinggalkan sementara.

“Kami dulu berbisnis kebun, karet dan kayu, tapi sekarang tidak aktif lagi,” kata Depit kepada BeritaPagi, Minggu (4/12).

Depit memilih tidak aktif karena ingin konsentrasi sebagai anggota dewan memperjuangkan usulan dan aspirasi masyarakat konstituennya.

Baca Juga:  DPD Partai Hanura Sumsel Dalam Pilgub Sumsel Usung Paslon Dodi-Giri Tapi Keluar Nama Lain

“Saya sudah banyak kegiatan , jadi bisnis-bisnis itu biarlah keluarga  yang mengurusnya,” ucap ayah tiga anak ini.

Terkait dirinya sebagai legislator, Depit mengaku ada visi misi dan harapan sejak mencalonkan diri dulu yang masih diperjuangkannya saat ini yakni pembangunan infrastruktur jalan, terkhusus di daerah pemilihannya dapil III.

“Kabupaten OKI ini  Kabupaten terluas di Sumsel dengan luas wilayah kurang lebih 19 ribu meter per segi, sehingga persoalan infrastruktur masih menjadi permasalahan,” ujarnya.

Namun APBD  yang tidak begitu tinggi, sulit  untuk menyelesaikan masalah ini. Sebagai anggota dewan setidaknya Depit sudah berbuat semaksimal mungkin memperjuangkan aspirasi ini terus menerus salah satunya lewat musrenbang.

Baca Juga:  Hanura Partai Pertama Bantu APD di RS Bhayangkara Palembang

“Daerah-daerah yang prioritas untuk masalah ini di kecamatan Cengal,  Tulung Selapan, Air Sugihan, Mesuji dan beberapa daerah lainnya,” kata Depit.

Selain masalah infrastruktur jalan,  usulan terbanyak masyarakat  dapilnya di daerah pesisir yakni pembangunan jembatan penyeberangan dan juga air bersih.

Penggemar olahraga bulutangkis dan tenis meja ini mengaku, memperjuangkan aspirasi dan usulan masyarakat tidak boleh berhenti, untuk itulah pada pemilihan legislatif 2024 mendatang dirinya akan berjuang kembali bersama Partai Hanura.#gus

Komentar Anda
Loading...