‘Muratara, the Filmography’ Menarik Lebih 1.000 Penonton!

138
Meski indoor, Muratara the Filmography berhasil menarik leih 1.000 penonton. (Dok Benny Institute)

Merdeka Berkarya: Geliat sinema di Bumi Silampari melanjutkan rangkaian roadshow-nya. Kali ini di Muratara.

SETELAH sukses melaksanakan  roadshow pertamanya, Nobar kedua direncanakan di Lapangan Silampari, pada tanggal 26 November 2022, malam hari bakda Isya. Namun sayangnya, hujan lebat sejak sore, bukan hanya membuat panitia tak bisa menyiapkan peralatan pemutaran, tapi juga menghalangi masyarakat untuk datang ke lokasi acara. Undri dari BPNB Sumbar yang mewakili Manajemen Dana Indonesiana Kemendikbudristek pun akhirnya urung membuka acara. Meskipun begitu, ia tetap menyemangati panitia untuk melanjutkan kegiatan di jadwal yang baru.
Akhirnya disepakati, “Muratara, the Filmography: Nobar dan Bincang Film Lokal” pun dilaksanakan esok harinya, 27 November 2022, di Gedung DPRD Muratara. Hamdallah, meskipun begitu, lebih dari 1000 penonton dari berbagai kalangan memadati ruangan.
Acara yang dilaksanakan siang hari, bakda Zuhur itu berlangsung sangat seru karena atmosfer semangat dari peserta yang begitu besar untuk mengikuti serangkaian acara. Randi Rama yang memandu sekaligus memoderatori acara membuat suasana makin seru.
Pada Nobar kedua ini, Bincang Film dilakukan sebelum pemutaran. Paling tidak, hal tersebut dapat memberikan mereka informasi sekaligus kebanggaan bahwa Muratara memiliki filmmaker dengan sumber daya yang sangat mumpuni.
Selain Dede Yonas Saputra, nobar kedua ini menghadirkan Tampubolon Suvardi (tokoh pemuda), Benny Arnas (Direktur LSSMF), dan Ridho Amilin (Direktur Classic Climpo Art). Para narasumber ini membincangkan Muratara sebagai lokus film lokal yang patut diperhitungkan.
Pada kesempatan kali ini, setelah menayangkan film Labuan Bajo dari Indonesiana TV, panitia memutar film-film karya Ridho Amilin yaitu, Selanang (Film Terbaik LSSMF 2019) dan Rupet Mati (Ide dan Skenario Terbaik LSSMF 2022).
Saat penayangan film-film lokal tersebut, teriakan dan tepuk tangan membuat seisi ruangan bergemuruh ketika mereka melihat ada pemain atau lokasi yang sangat mereka kenal dalam film yang sedang ditayangkan. Atmosfer nobar kali ini pun menjadi sangat hangat sebagai apresiasi peserta untuk merayakan karya film lokal yang telah diproduksi serta menorehkan prestasi yang membanggakan bagi mereka.#*
Baca Juga:  Halal Bilahal Korem 044/Gapo
Komentar Anda
Loading...