Bantuan Driver Ojol Cair Oktober, Ini Penjelasan Pemkot Palembang

48
DRIVER OJOL – Ribuan driver ojek online hadir saat HUT ADO Sumsel beberapa waktu lalu. BP/dok

 

PALEMBANG, BP – Bantuan Pemerintah Kota Palembang buat driver ojek online yang terkena dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) segera dicairkan.

Jika tidak ada kendala, pada Oktober ini bantuan dengan dengan total sebesar Rp3,1 miliar akan segera cair dan diterima driver ojol. Dana ini sendiri, bersumber dari penyisihan transfer umum, penerimaan Dana Anggaran Umum (DAU), dan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar 2 persen, sesuai instruksi Kementerian Keuangan.

Baca Juga:  Tim Reskrim Polsek Muara Telang Polres Banyuasin Ungkap Kasus 338 Karena Dendam

Menurut keterangan, Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palembang Zulkarnain, nantinya bantuan selama tiga bulan ini akan diberikan kepada 7.000 pengemudi/driver ojol.

“Pembagian juga akan dibikin mudah, dengan cara di transfer ke rekening masing-masing langsung dari kas daerah melalui bank BSB,” katanya usai rapat koordinasi, Selasa (20/9/2022).

Dalam pemberian bantuan, Pemkot Palembang memberikan syarat yang sebenarnya tidaklah sulit, telah menempuh profesi sebagai ojol telah tiga bulan dan tergabung dalam Asosiasi Driver Online (ADO).

Baca Juga:  Lepas Atribut Partai, Kader Gerindra Palembang Kirim Paket ke Prabowo

“Setiap driver Ojol akan diberikan Rp150 ribu selama tiga bulan, Oktober, November dan Desember,” katanya.

Selain itu juga, bantuan dari DAU juga ditujukan untuk penciptaan lapangan kerja dengan nilai anggaran Rp4,6 miliar.

“Rehabilitasi infrastruktur khusus nya jalan pemukiman dengan sasaran jalan pemukiman berupa swakelola padat karya sehingga menciptakan lapangan kerja,” katanya.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Sahkan Raperda APBD 2026 dalam Rapat Paripurna 

Lalu, perlindungan sosial yang ditujukan berupa pembebasan beban tetap dan pembayaran air bagi pelanggan PDAM MBR dengan jumlah pelanggan sebanyak 15 ribu pelanggan.

“Penghapusan beban tetap amendemen Rp10.500 per pelanggan, dan pembayaran air maksimal Rp35.000 per pelanggan selama 3 bulan itu,” katanya. #adl

 

Komentar Anda
Loading...