Lintas Politika Indonesia Bagi Tips Caleg Sukses 

30
Foto bersama.

 

PALEMBANG, BP – Lembaga politik Lintas Politika Indonesia menggelar  coaching clinic untuk  mewujudlan calon legislatif  (caleg) sukses di pemilihan umum 2024 mendatang.

Coaching clinic menuju sukses pemilu 2024 seri 1 dengan tema Sukses Branding Kandidat ini, digelar Kamis (8/9) di Cafe Beyond House Jalan Beo Palembang. Kegiatan  ini bekerjasama  DPD Partai Golkar Ogan Ilir, dihadiri  40 peserta  mayoritas fungsionaris dan bakal calon legislatif DPRD Kabupaten Ogan Ilir Partai Golkar.

Dalam sambutannya Ketua DPD Partai Golkar Ogan Ilir, H Endang PU Ishak menyambut positif coaching clinic untuk menyukseskan bakal calon legislatif  menuju 2024.  Diskusi ini  istimewa  bagi partai Golkar Ogan Ilir dan  utama untuk diikuti sebagai langkah awal bagi caleg.

Baca Juga:  Barawa Sumsel Deklarasi Dukungan AHY Untuk Indonesia

“Pak Kemas Khoirul Mukhlis memberikan sumbangsih bagaimana menghasilkan caleg, calon kader partai Golkar yang mampu berjuang menuju kursi DPRD Kabupaten Ogan Ilir 2024,” kata Endang.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lintas Politika Indonesia Kemas Khoirul Mukhlis menyampaikan materi tips  membuat branding personal, trik  melakukan sosialisasi yang efektif ke masyarakat serta pemanfaatan media sosial.

Mukhlis menjabarkan, ada tiga modal yang diperlukan untuk mencalonkan diri, yakni modal politik  dengan menyosialisasikan partai dan diri, kemudian modal sosial di mana  seorang caleg harus  aktif di berbagai kegiatan masyarakat, dan terakhir yaitu modal finasial bakal caleg untuk berkampanye.

Baca Juga:  Suharto Minta Golkar Tinjau Ulang Putusan MK, Terkait Gugatan Endang PU Ishak 

“Biaya yang dibutuhkan untuk bakal caleg itu tidak ada angka, tergantung keefektifan kita dalam mengolahnya,” kata tenaga ahli DPR RI ini.

Lebih lanjut dijelaskan,  ada empat tahapan  menjadi anggota legislatif yakni masyarakat harus mengenal lebih dulu caleg, memiliki popularitas, disukai dan akhirnya dipilih  masyarakat.

Menurut Mukhlis, dalam membangun popularitas diperlukan branding personal dengan membuat kegiatan yang berbeda dari calon lain disertai dengan semangat dan konsisten.

“Jangan menyalahkan lilin di siang hari, kalau kita menyalakan lilin disiang hari, keliatan tidak ?. Untuk membangun popularitas kita harus membuat branding dengan membuat kegiatan disaat orang lain tidak melakukannya. Jangan ikut-ikutan,”  ia menjelaskan.

Baca Juga:  Firdaus Hasbullah Apresiasi Siswa SDN 17 Talang Ubi Raih Predikat 80 Sekolah Teraktif Nasional

General Manajer Koran Politik BeritaPagi ini  menambahkan, media sosial merupakan kampanye dengan biaya murah dan efisien karna tidak membutuhkan waktu  lama dalam  sosialisasi dan menyebarkaluaskan informasi.

“Zaman sekarang media sosial sudah menguasai masyarakat, jika kegiatan tidak diekspos melalui akun media sosial. Maka informasi kegiatannya susah  dijangkau masyarakat luas,”  ucap Mukhlis.

Sekali lagi ia menegaskan, media sosial sosialisasi yang sangat efektif, yakni dengan mengikuti bahasa anak muda dan memanfaatkan hal-hal  humanis dan tidak berlebihan.#adl

Komentar Anda
Loading...