
JAKARTA, BP- Politisi Nasdem yang juga pimpinan komisi III DPR RI H Ahmad Sahroni mengapresiasi kreasi sejumlah anak muda di kawasan SCBD Jakarta. Bahkan Sahroni meminta jangan sampai ada klaim merk tertentu di tempat yang sekarang tengah viral tersebut.
Bahkan, Ditambahkannya kalau Dirjen HAKI Kemenkumham jangan asal terima pengajuan nama merk begitu saja sebelum ada kajian yang mendalam. Hal ini ujar Sahroni agar jangan sampai kreasi anak muda yang lahir secara spontan tersebut dimanfaatkan orang lain.
“Sekarang ada yang mengajukan merk kepada institusi, lama kelamaan semua unsur yang buat viral pasti akan dijadikan merk. Siapa yang memulai dan siapa yang nimbrung,” ujar Sahroni sebagaimana ditulis dalam akun Instagram @ahmadsahroni88, Minggu (24/7)
Pria kelahiran 8 Agustus 1977 ini juga meminta pihak kepolisian untuk tidak melarang kreasi para kaum muda tersebut. Bahkan menurutnya, anak muda yang berkreativitas di sana keren dan wajib diapresiasi. Jadi menurutnya biarkan saja anak-anak muda berkreasi dengan lepas di sana, daripada melakukan hal-hal negatif.
“Untuk para member SCBD jaga kesehatan dan pulang tepat waktu waktu agar orang tua tidak nyari-nyari,” tambahnya lagi.
Awalnya SCBD sendiri sebenarnya singkatan dari Sudirman Central Business District, yang merupakan kawasan bisnis di Jakarta Selatan. Ini berbeda dengan istilah SCBD saat ini yang merupakan singkatan dari Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok.
Para remaja setiap hari ramai di kawasan Dukuh Atas Jakarta Pusat. Mereka memang banyak yang berasal dari Citayam, Bojonggede dan Depok. Selain hanya sekedar nongkrong dan menikmati jajanan seadanya, mereka juga terkadang menampilkan busana unik yang tentunya menarik. Unjuk kebolehan style dan gaya berpakaian ini menimbulkan istilah Citayam Fashion Week.
Bahkan beberapa hari ini kalangan artis papan atas juga terlihat berada dan membaur dalam fenomena Citayam Fashion Week. Sebut saja pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven, Dedy Corbuzer dan lainnya. #muk