
Palembang, BP- Momentum perayaan Hari Raya Idul Adha yang diperingati setiap tahun, sejatinya memberikan pesan bagi seluruh umat muslim untuk meneladani semangat dan ketulusan Nabi Ibrahim sehingga bisa ditransformasikan ke dalam aksi nyata perjuangan kemanusiaan.
“Idul Adha bermakna keteladanan Nabi Ibrahim yang mampu mentransformasi pesan keagamaan ke aksi nyata perjuangan kemanusiaan,” kata Firdaus Hasbullah, SH atau biasa disapa FH di Palembang, Kamis (7/7).
Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) ini menegaskan, Idul Adha merupakan refleksi atas catatan sejarah perjalanan kebajikan manusia masa lampau untuk mengenang perjuangan monoteistik dan humanistik yang ditorehkan Nabi Ibrahim.
Peristiwa Qurban, tegas FH yang juga Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumsel, harus dimaknai sebagai pesan simbolik agama yang menunjukkan ketaqwaan, keikhlasan dan kepasrahan seorang Ibrahim pada titah sang Pencipta.
Ia menambahkan, ritual Qurban bukan hanya bermakna bagaimana manusia mendekatkan diri kepada Tuhannya, akan tetapi juga mendekatkan diri kepada sesama, terutama mereka yang miskin dan terpinggirkan,” katanya.
“Singkatnya, Qurban merupakan refleksi yang menegaskan pesan solidaritas sosial islam untuk mendekatkan diri kepada saudara-saudara kita yang kekurangan,” jelasnya.#osk