Bantu Suami, Yanti Jadi Perajin Tusuk Sate

Yanti, perajin tusuk sate
Palembang, BP
Potensi industri kreatif yang digeluti warga TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 Kodim 0418/Palembang di Kampung Sungai Rengas, Kelurahan Pulokerto dengan membuat tusuk sate. Dari hasil penjualan tusuk sate ini bisa membantu ekonomi keluarga.
Yanti misalnya, dia mengaku tetap menggeluti profesi sebagai perajin tusuk sate untuk mengisi waktu luang. Maklum, suami Yanti sendiri hanya bekerja sebagai buruh bangunan. “Lumayan bantu suami, satu hari saya bisa buat lima ikat. Sedangkan dijualnya satu minggu sekali, jadi sekitar uang yang didapat Rp70ribu/minggu,” katanya.
“Harganya murah, satu ikat terjual hanya Rp2000. Sedangkan untuk satu ikat itu sendiri ada 200 tusuk,” kata Yanti yang merupakan warga Kampung Sungai Rengas RT 33, RW 04, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus.
Sebelumnya, Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Pulokerto mulai menggali potensi yang bisa dikembangkan di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 Kodim 0418/Palembang bersama Pemkot palembang . Salah satu potensi yang bisa dijadikan sebagai industri kreatif ini dengan memberikan komunikasi sosial (komsos) tentang pembuatan tusuk sate.
Sementara itu, Komandan Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Honi Havana, M.MDS menyampaikan, tahun ini TMMD kembali hadir di Palembang guna membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan membantu kesulitan masyarakat. “Nantinya selain pekerjaan fisik seperti pembangunan jalan di Kelurahan Pulokerto, kegiatan TMMD juga akan dilaksanakan kegiatan non fisik”, katanya.
Selain itu, Dandim juga menyampaikan, bahwa tujuan diselenggarakan TMMD ini untuk mendekatkan TNI dengan Rakyat karena ini merupakan salah satu bagian pertahanan negara, negara bisa kuat kalau TNI manunggal dengan rakyat.
“Salah satu tujuan TMMD ini untuk membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat, nanti selain bangun jalan, ada bedah rumah, buat MCK, Poskamling dan apapun yang dibutuhkan masyarakat seperti penyuluhan bela negara, anti narkoba, pengobatan massal yang diyakini membantu masyarakat serta nanti ada turnamen voli, pengajian dan lainnya”, katanya.#osk