DPRD Sumsel Tinjau Beras di Gudang Bulog di Jalan R Soekamto

108
Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Dapil Sumsel II kota Palembang  meninjau Gudang Beras Bulog di  Jalan R Soekamto depan Hotel Novotel, Palembang, Rabu (23/3).(BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Dapil Sumsel II kota Palembang  meninjau Gudang Beras Bulog di  Jalan R Soekamto depan Hotel Novotel, Palembang, Rabu (23/3).

Reses di pimpin Dr H Budiarto Marsul  SE Msi (Partai Gerindra) didampingi M Yansuri Sip  (Partai Golkar),  Ir H Zulfikri Kadir (PDI Perjuangan), Antoni Yuzar SH MH (PKB),   HM Anwar Al Syadat Ssi, Msi (PKS), Tamtama Tanjung (Partai Demokrat), H Nopianto S Sos MM (Partai Nasdem).

Hadir Kepala Perum Bulog Divisi Regional Sumsel dan Babel, Eko Hari Kuncahyo dan jajaran.

Disini  anggota DPRD Sumsel ini  sempat mengecek kondisi beras-beras yang berada di gudang Bulog tersebut.

Baca Juga:  Widada Gantikan Sri Dewi Jabat Plt Kepala DKP Sumsel

Kepala Perum Bulog Divisi Regional Sumsel dan Babel, Eko Hari Kuncahyo dan jajaran menuturkan, kedatangan anggota DPRD Sumsel ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat menjelang Ramadhan dan Lebaran.

“Untuk beras, minyak goreng , minyak goreng itu stok aman hingga 6 bulan kedepan. DPRD Sumsel ingin tahu seperti apa peran Bulog,” katanya.

Dia mengaku mengapresiasi reses anggota DPRD Sumsel dan berharap selalu mendapatkan dukungan DPRD Sumsel dalam menjalanan fungsi Bulog.

Baca Juga:  Buronan Kasus  Curanmor Diamankan di Bandara SMB II Palembang

Sedangkan M Yansuri mengatakan,  reses ke Perum Bulog untuk mengetahui stok bahan pangan menjelang puasa ramadhan.  “Alhamdulilah stok bahan pangan aman.

“Untuk daging beku sampai lebaran aman dan harganya tidak akan naik sampai lebaran.  Namun untuk pangan lokal seperti beras itu disesuaikan dengan harga pasar jadi bisa naik atau turun.  Juga termasuk minyak goreng stoknya aman namun untuk harga itu disesuaikan dengan harga pasar,  karena sudah dilepas pemerintah.  Dulu harga migor kemasan Rp 13 ribu atau Rp 14 ribu perliter.  Sekarang Rp 22 ribu perliter, ” ujarnya.

Baca Juga:  3 Pasien Positif Corona Asal Sumsel Yang Dirawat di RSMH Palembang, Semakin Membaik

Lebih lanjut Yansuri mengatakan, fungsi dewan salah satunya  adalah bidang pengawasan.

“Jadi kita ke Bulog untuk mengetahui stoknya. Jika stoknya kurang kita akan berupaya mencari solusinya.  Termasuk jika terjadi kenaikan harga pangan tinggi,  maka kita akan meminta Bulog untuk melakukan operasi pasar.  Karena fungsi Bulog untuk menstbilkan harga dan stok pangan aman, ” katanya. Lalu reses dilanjutkan di Pasar Mandiri Sako.#osk

 

Komentar Anda
Loading...